bantuan1000beasiswa2025
Jadi Langkah Kemandirian Ekonomi Mustahik Baznas Gresik Salurkan Bantuan Berbagai Sektor Mulai Pendidikan Hingga Sosial
06/08/2025 | HumasBaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik bersama Baznas RI dan Baznas Jatim menyalurkan bantuan kepada ribuan penerima di berbagai sektor.
Acara yang bertajuk Pendistribusian Program Gresik Cerdas 1000 Beasiswa Pelajar (Beasiswa Mahasiswa, Bantuan Perbaikan Rumah, Bantuan Alat Kerja dan Bantuan Ternak) berlangsung di Kantor Bupati Gresik, Selasa (5/8/2025).
Dari penyaluran yang diberikan, bantuan Baznas Gresik meliputi tiga sektor utama yakni pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Di bidang pendidikan, disalurkan beasiswa pendidikan dasar hingga menengah untuk 720 siswa sekolah dasar, 320 siswa sekolah menengah pertama, dan 100 siswa sekolah menengah atas. Total 1.140 siswa tersebut menerima dukungan langsung dari zakat yang dikelola Baznas Gresik.
Untuk jenjang perguruan tinggi, Baznas Gresik juga menyalurkan beasiswa kepada 145 mahasiswa.
Jumlah tersebut terdiri dari 82 mahasiswa asal Gresik yang kuliah di Gresik dan 63 mahasiswa asal Gresik yang kuliah di luar daerah.
Baznas Gresik juga menyalurkan bantuan alat kerja dan rombong untuk pelaku usaha kecil, dengan total nilai Rp763 juta. Program bantuan ekonomi produktif ini, tak lain bertujuan untuk mengangkat kualitas hidup mustahik.
Tidak hanya Baznas Gresik, dalam kesempatan ini diberikan juga bantuan dari Baznas Jatim berupa perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), senilai total Rp100 juta dan program peternakan sebesar Rp75 juta.
Lalu Baznas RI menyalurkan program khusus ke wilayah selatan Gresik berupa Microfinance berbasis desa, Microfinance berbasis masjid, Balai Ternak, BAZNAS Auto, hingga Z-Mart. Keseluruhan bantuan yang diberikan Baznas RI tersebut mencapai Rp1,86 miliar.
Ketua Baznas Gresik, M. Mujib, mengatakan, seluruh pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dilakukan dengan transparansi berbasis digital. Aplikasi yang dikembangkan Baznas Pusat, memungkinkan kontrol langsung dari pusat hingga ke daerah.
“Ini bagian dari komitmen kami. Karena itu, selama empat tahun berturut-turut, Baznas Gresik mendapat penghargaan dari Baznas RI,” ucapnya, Selasa (5/8/2025).
Wakil Ketua III Baznas Jatim,
Muh Zaky, mengatakan bahwa satu-satunya kabupaten yang paling banyak dibantu pihaknya adalah Baznas Jatim adalah Gresik.
“Kabupaten yang paling banyak dibantu di Jatim adalah Gresik. Ini luar biasa,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Baznas RI dan Baznas Jawa Timur untuk Kabupaten Gresik.
“Tapi perhatian ini harus kita balas dengan upaya bersama. Jangan ada lagi pola pikir mau menjadi mustahik terus-menerus. Kita harus tumbuh, berubah, dan kelak menjadi muzakki,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjut Bupati Yani, juga sedang menyiapkan skema distribusi BLT melalui sistem uang digital. Melalui sistem ini, penggunaan dana akan bisa dipantau, apakah betul digunakan untuk kebutuhan pendidikan atau justru untuk konsumsi berisiko bahkan judi online.
“Kalau ditemukan penyalahgunaan, bantuannya akan kami evaluasi. Bahkan bisa dihentikan di periode berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, bantuan yang diberikan BAZNAS mendapat sambutan positif oleh masyarakat. Nurhayati Rosdiana, salah satu mahasiswi Institut Al-Azhar Menganti penerima bantuan, menyampaikan rasa syukurnya.
“Saya dapat Rp1,5 juta per semester untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT). Ini sangat membantu, tapi masih banyak teman saya yang belum dapat. Semoga penerimanya bisa ditambah,” ujar mahasiswi asal Driyorejo itu.
Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan Baznas RI Kolonel (Purn) Nur Chamdani, Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jatim Muhammad Zakki, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, serta beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. (Humas Baznas Gresik)
Baznas Gresik saat memberikan bantuan beasiswa secara simbolis kepada pelajar di Kantor Bupati Gresik (Foto :Baznas Gresik)
