Berita Terbaru
Dukung Arah Kebijakan Pengelolaan ZIS Nasional 2027, Pimpinan BAZNAS Gresik Hadiri Rakornas BAZNAS RI di Jakarta
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 yang digelar di Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Selasa (13/10/2026). Kehadiran tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan arah kebijakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rakornas BAZNAS Tahun 2026 mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.300 peserta yang terdiri atas pimpinan BAZNAS tingkat provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
Sejumlah tokoh nasional turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H. Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Sc., Ph.D., Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Haji dan Umrah RI Dr. H. Mochamad Irfan Yusuf, serta Menteri Koperasi Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menekankan pentingnya kerja keras, profesionalisme, dan kolaborasi seluruh jajaran BAZNAS untuk meningkatkan penghimpunan serta mengoptimalkan pemanfaatan dana umat.
BAZNAS RI menargetkan penghimpunan ZIS nasional sebesar Rp70 triliun pada 2027, meningkat dibandingkan target Rp66 triliun pada 2026.
“BAZNAS RI menargetkan penghimpunan ZIS nasional sebesar Rp70 triliun pada 2027, meningkat dari target Rp66 triliun pada 2026. Untuk itu, kita bersama-sama bekerja keras, profesional, dan terus berkolaborasi dengan stakeholder lain,” ujarnya.
Target tersebut diharapkan dapat dicapai melalui penguatan sinergi antara BAZNAS, pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, serta lembaga amil zakat lainnya. Selain meningkatkan penghimpunan, pengelolaan dana ZIS juga diarahkan agar semakin produktif, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik H. Muhamad Mujib, M.Pd.I. menyampaikan bahwa keikutsertaan pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam Rakornas merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung penguatan arah kebijakan pengelolaan zakat nasional.
Menurutnya, forum koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi penghimpunan dan penyaluran ZIS sekaligus meningkatkan kontribusi zakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Keikutsertaan pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam Rakornas BAZNAS RI di Jakarta ini merupakan bentuk partisipasi untuk memperkuat penghimpunan ZIS ke depan. Kami berharap melalui pertemuan tahunan ini, penghimpunan dan penyaluran ZIS dapat meningkat secara signifikan, semakin produktif, dan memberikan dampak nyata, termasuk bagi masyarakat Kabupaten Gresik pada 2027,” ujarnya.
Melalui Rakornas BAZNAS Tahun 2026, diharapkan terbangun kesamaan arah kebijakan dan strategi pengelolaan ZIS di seluruh Indonesia. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, BAZNAS Kabupaten Gresik diharapkan mampu meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendistribusian zakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA14/10/2026 | Humas
BAZNAS GRESIK Bersinergi Dengan BAZNAS RI DAN BAZNAS JATIM Salurkan Bantuan Rp2,79 Miliar
BAZNAS Kabupaten Gresik bersinergi dengan BAZNAS Republik Indonesia dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan pendidikan, kepedulian sosial, serta pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Total bantuan dari ketiga lembaga tersebut mencapai sekitar Rp2,79 miliar.
Pendistribusian bantuan dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antarlembaga dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.
Dari BAZNAS Kabupaten Gresik, bantuan yang disalurkan mencapai Rp673 juta. Bantuan tersebut meliputi beasiswa pendidikan bagi 996 siswa dan mahasiswa, bantuan kursi roda kepada satu orang, Program Z-Tea berupa rombong, modal, dan peralatan usaha kepada dua orang, serta subsidi listrik bagi 50 veteran.
Sementara itu, BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan dengan total Rp138,4 juta. Bantuan tersebut terdiri atas beasiswa SKSS bagi enam mahasiswa Gresik senilai Rp10,2 juta, bantuan perbaikan lima rumah dengan total Rp100 juta, bantuan rombong dorong bagi enam orang senilai Rp21 juta, serta bantuan air bersih sebesar Rp7,2 juta.
Adapun BAZNAS RI menyalurkan bantuan melalui sejumlah program pemberdayaan ekonomi. Program tersebut meliputi Z-Mart bagi 50 toko kelontong dengan total bantuan Rp400 juta, Z-Auto bagi tiga bengkel senilai Rp60 juta, Balai Ternak BAZNAS bagi 20 orang senilai Rp518,194 juta, serta Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) sebesar Rp1 miliar. Total bantuan BAZNAS RI mencapai Rp1,978 miliar.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Gresik, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan BAZNAS RI atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Gresik.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan BAZNAS dapat terus diperkuat sehingga berbagai program bantuan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Menurutnya, program pendidikan dan pemberdayaan ekonomi menjadi bagian penting dalam mendukung masyarakat agar mampu meningkatkan kualitas hidup serta memiliki kesempatan lebih baik untuk berkembang.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Muhammad Ghofirin, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap hubungan kerja sama antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Gresik, dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur semakin kuat sehingga penyaluran bantuan dapat terus ditingkatkan.
“Alhamdulillah, acara ini sangat luar biasa di Kabupaten Gresik. Semoga sinergi antara BAZNAS, Pemkab Gresik, dan provinsi semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan dan Inovasi, H. Syarifudin, menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak cukup diukur dari besarnya dana yang berhasil dihimpun dan disalurkan. Lebih dari itu, dampak bantuan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi indikator penting yang perlu diperhatikan.
Ia berharap program pendistribusian zakat ke depan semakin selaras dengan aspirasi masyarakat dan program prioritas pemerintah daerah. BAZNAS RI juga menyiapkan pengembangan program pada 2027 dengan tetap memperhatikan ketentuan syariah dan regulasi yang berlaku.
Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Gresik, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, BAZNAS RI, dan Pemerintah Kabupaten Gresik diharapkan mampu memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah. Melalui sinergi tersebut, bantuan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
BERITA14/10/2026 | Humas
BAZNAS GRESIK Salurkan Subsidi Listrik Bagi 49 Veteran Gresik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan subsidi listrik kepada 49 veteran gresik sebagai bentuk kepedulian sosial dan penghargaan terhadap para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari pendistribusian program BAZNAS Kabupaten Gresik yang dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik, Kamis (8/10/2026).
Melalui bantuan subsidi listrik ini, BAZNAS Kabupaten Gresik berupaya membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga para veteran, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Program tersebut juga menjadi wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS yang terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat agar berbagai program sosial dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, menyampaikan bahwa berbagai bantuan yang disalurkan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Gresik.
Menurutnya, kepercayaan para muzaki menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program-program BAZNAS, mulai dari bantuan pendidikan, kepedulian sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui program kepedulian sosial ini, BAZNAS Kabupaten Gresik berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban penerima manfaat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
BAZNAS Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pendistribusian dana ZIS agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk para veteran yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
BERITA14/10/2026 | Humas
BAZNAS GRESIK Salurkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Yang Membutuhkan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan kursi roda kepada seorang penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan alat bantu mobilitas.
Bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan pendistribusian program BAZNAS Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik, Kamis (8/10/2026).
Penyaluran kursi roda ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Gresik dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Bantuan kursi roda ini diberikan untuk Bapak Soni Noeriantono asal dari kebomas yang menderita penyakit kanker otak dan sedang menjalani pengobatan rutin di RS dr. Soetomo Surabaya.
Melalui bantuan tersebut, penerima manfaat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mobilitas serta dapat menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih terbantu sesuai dengan kondisinya.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Gresik yang terus hadir melalui berbagai program bantuan bagi masyarakat. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan BAZNAS dapat terus diperkuat untuk memperluas manfaat program sosial.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari amanah para muzaki yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Gresik.
Kepercayaan tersebut menjadi landasan bagi BAZNAS untuk terus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat melalui berbagai program gresik peduli.
Melalui Program Gresik Peduli, BAZNAS Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus menghadirkan kepedulian sosial dan memastikan dana ZIS dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA14/10/2026 | Humas
BAZNAS GRESIK Salurkan Bantuan Rombong Z-Tea Dan Modal Usaha Bagi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Z-Tea. Program ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan rombong, modal usaha, dan peralatan usaha bagi mustahik agar mampu mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan pendistribusian program BAZNAS di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik, Kamis (8/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan Program Z-Tea kepada dua orang penerima manfaat.
Program Z-Tea menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan sarana usaha untuk memulai maupun mengembangkan kegiatan ekonomi. Melalui bantuan tersebut, penerima manfaat diharapkan memiliki kesempatan untuk memperoleh penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi inovasi BAZNAS Kabupaten Gresik dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap program tersebut terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk berusaha secara mandiri.
“Ini menjadi inovasi terbaru dan semoga ke depan ada peningkatan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan BAZNAS memiliki peran penting dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih produktif dan berdaya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Gresik.
Melalui Program Z-Tea yang menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Gresik berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.
Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Gresik dalam mengoptimalkan dana ZIS agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya mustahik yang membutuhkan dukungan untuk mencapai kemandirian ekonomi.
BERITA14/10/2026 | Humas
BAZNAS GRESIK Salurkan Beasiswa Kepada 996 Siswa Dan Mahasiswa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada 996 siswa dan mahasiswa melalui Program Gresik Cerdas. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendukung keberlanjutan pendidikan dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk meraih cita-cita.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja, Lantai IV Kantor Bupati Gresik, Kamis (8/10/2026). Program ini menjadi salah satu upaya untuk membantu pelajar dan mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, menyampaikan bahwa bantuan beasiswa tersebut dapat tersalurkan berkat kepercayaan para muzaki yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Gresik.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Gresik. Amanah tersebut kami salurkan untuk membantu masyarakat, salah satunya melalui bantuan pendidikan,” ujarnya.
Adapun bantuan beasiswa diberikan kepada 560 siswa tingkat SD/MI, 200 siswa SMP/MTs, 75 siswa SMA/SMK/MA, 77 mahasiswa melalui beasiswa mahasiswa internal, serta 84 mahasiswa melalui beasiswa mahasiswa eksternal.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kontribusi BAZNAS yang terus hadir membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan pendidikan. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan BAZNAS dapat terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Menurutnya, bantuan beasiswa diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar para penerima sekaligus membantu mengurangi hambatan ekonomi yang dapat mengganggu keberlanjutan pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Gresik hadir melalui BAZNAS Kabupaten Gresik memberikan beasiswa agar anak-anak semakin semangat belajar dan bisa meraih cita-citanya,” ungkapnya.
Ia juga berharap tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Gresik yang terpaksa menghentikan pendidikan atau tidak dapat melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Melalui Program Gresik Cerdas, BAZNAS Kabupaten Gresik berupaya memperluas manfaat dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan generasi Gresik yang berpendidikan, berdaya saing, dan memiliki masa depan lebih baik.
BERITA14/10/2026 | Humas
Bersama BAZNAS Gresik sinergi dengan KUA Cerme Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 12 Pelaku UMKM
GRESIK – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cerme terus diperkuat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada 12 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cerme, Jumat (21/8/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan dukungan sosial, tetapi juga mendorong masyarakat penerima manfaat agar semakin mandiri secara ekonomi. Sebanyak 12 pelaku UMKM yang menerima bantuan merupakan pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat halal.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal kerja sebesar Rp1 juta melalui skema pembiayaan lunak dengan jangka waktu 10 bulan. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya sekaligus menjaga keberlangsungan arus kas tanpa memberikan beban berat terhadap operasional usaha.
Kepala KUA Kecamatan Cerme, Muthohari Lutfi, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata penguatan peran KUA dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. KUA tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan umat.
Menurutnya, sinergi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Cerme bersama BAZNAS Gresik menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.
Penyaluran bantuan tersebut juga mendapat dukungan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib dan Riyadlotus Sholichah. Kehadiran pimpinan BAZNAS Gresik sekaligus menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, aspek legalitas usaha dan penguatan permodalan dapat berjalan beriringan. Kepemilikan sertifikat halal menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, sementara dukungan modal diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya.
BAZNAS Kabupaten Gresik terus mendorong agar pengelolaan zakat, infak dan sedekah dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui program-program produktif. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai dukungan sesaat, tetapi dapat menjadi stimulan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta secara bertahap meningkatkan kemandirian ekonomi.
Sinergi KUA Cerme dan BAZNAS Gresik ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ke depan, pola pemberdayaan serupa diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Gresik sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap pendampingan dan penguatan ekonomi.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS Kabupaten Gresik untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak, dengan menjadikan dana umat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA24/08/2026 | Humas
Semarak HUT ke-81 RI, Balai Ternak BAZNAS Mekarsari Gelar Domba Run 1K
GRESIK – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung unik di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Kelompok Mekarsari, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Para peternak menggelar Domba Run 1K, Jumat (21/8/2026), dengan melibatkan puluhan domba yang tampil dalam suasana penuh kemeriahan dan kreativitas.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang digelar para peternak binaan BAZNAS. Tidak sekadar menjadi hiburan, Domba Run 1K menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta membangun semangat gotong royong di antara anggota kelompok ternak.
Dalam pelaksanaannya, para peternak berlari bersama domba masing-masing menempuh jarak sekitar satu kilometer menyusuri kawasan permukiman. Uniknya, domba-domba peserta tidak tampil seperti biasanya. Sejumlah peternak memberikan sentuhan kreatif berupa kostum, topi, kacamata, bando, hingga berbagai aksesori bernuansa kemerdekaan.
Kemeriahan semakin terasa ketika para peternak turut tampil dengan berbagai gaya unik. Kreativitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan kegiatan. Domba Run sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan aktivitas peternakan kepada masyarakat secara lebih dekat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhamad Mujib, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari para peternak Kelompok Mekarsari dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kelompok ternak binaan BAZNAS tidak hanya berkembang dari sisi usaha peternakan, tetapi juga mampu membangun kebersamaan dan kreativitas melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Domba Run ini merupakan inisiatif para peternak. Kami dari BAZNAS memberikan dukungan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Selain untuk memperingati HUT ke-81 RI, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarpeternak,” ujar Muhamad Mujib.
Ia menambahkan, keberadaan Kelompok Ternak Mekarsari diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menjadi sentra pemberdayaan peternak, kawasan tersebut ke depan dapat dikembangkan sebagai lokasi edukasi peternakan terintegrasi, termasuk pengembangan usaha ternak dan produk turunannya.
Domba Run 1K juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi peternakan domba di Kabupaten Gresik. Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pemberdayaan peternak sekaligus potensi ekonomi yang tumbuh dari sektor peternakan.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan kemerdekaan di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Mekarsari juga diisi dengan berbagai perlombaan, antara lain kebersihan kandang, yel-yel kelompok, serta pemilihan peternak dan domba dengan penampilan paling unik. Aspek kebersihan dan kesehatan domba turut menjadi perhatian sebagai bagian dari edukasi penerapan pola pemeliharaan ternak yang baik.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para peternak dan masyarakat sekitar. Domba-domba yang tampil dengan berbagai aksesori menjadi tontonan menarik sekaligus menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang berbeda.
Melalui Domba Run 1K, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga melalui semangat kebersamaan, kreativitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa geliat peternakan di tingkat kelompok dapat berjalan beriringan dengan aktivitas sosial masyarakat. Dari kandang ternak, tumbuh kebersamaan; dari pemberdayaan, lahir kemandirian; dan dari semangat kemerdekaan, hadir optimisme untuk terus mengembangkan potensi peternakan lokal Gresik.
BERITA24/08/2026 | Humas
Kotoran Kambing Disulap Jadi Pupuk Organik, Kadis Pertanian Gresik Apresiasi Balai Ternak Baznas Mekarsari
BaznasGresik | Kotoran domba yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata mampu diubah menjadi sumber manfaat sekaligus bernilai ekonomi. Hal itu dikembangkan melalui program “Gresik Krawu Enak” (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Gresik bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik.
Program tersebut menyasar Kelompok Ternak Binaan Mekarsari dengan mengintegrasikan usaha peternakan domba dan pertanian hortikultura. Limbah kotoran domba diolah menjadi pupuk organik yang kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di Kebun Percobaan Dinas Pertanian Gresik.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong zero waste agriculture, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi peternak dan petani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., mengatakan peternak didorong tidak hanya mengandalkan keuntungan dari penjualan hewan ternak. Limbah yang dihasilkan juga harus dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.
"Kami ingin para peternak tidak hanya berfokus pada penjualan hewan ternak, tetapi juga mampu mengolah limbahnya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Sinergi pupuk kandang domba ini menjadi solusi nyata untuk memulihkan kesuburan tanah sekaligus menekan biaya produksi pupuk bagi petani hortikultura kita," jelasnya.
Dari Kotoran Domba Jadi Sayuran
Dalam program tersebut, kotoran domba tidak langsung digunakan, tetapi terlebih dahulu melalui proses pengolahan dan fermentasi. Pupuk kandang yang telah siap kemudian diaplikasikan pada lahan hortikultura.
Hasilnya terlihat dari sejumlah komoditas yang dikembangkan di kebun percobaan. Di antaranya kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh dengan baik.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Drh. Viki, mengatakan kotoran domba memiliki kandungan unsur hara yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Namun, proses pengolahan harus dilakukan dengan tepat agar pupuk yang dihasilkan aman bagi tanaman.
"Melalui bidang peternakan, kami mendampingi Kelompok Mekarsari agar proses fermentasi kotoran domba berjalan sempurna sehingga tidak membakar tanaman. Hasilnya bisa kita lihat pada tanaman kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh sangat subur dan sehat," jelasnya.
Konsep ini membuat aktivitas peternakan dan pertanian tidak berjalan sendiri-sendiri. Kotoran dari kandang menjadi bahan baku pupuk, sedangkan hasil pertanian dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kelompok masyarakat.
Baznas Dorong Mustahik Jadi Muzakki
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari pemanfaatan zakat produktif melalui program Balai Ternak Baznas.
Baznas Gresik memberikan dukungan permodalan dan sarana pendukung kepada kelompok ternak binaan. Sementara Dinas Pertanian memberikan fasilitas lahan percobaan sekaligus pendampingan teknis terkait peternakan dan agribisnis.
Ketua Baznas Gresik, H. M. Mujib, mengatakan program pemberdayaan diarahkan agar penerima manfaat zakat tidak terus bergantung pada bantuan.
Menurutnya, zakat produktif harus mampu menjadi instrumen untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
"Baznas Gresik hadir untuk memberikan dukungan permodalan serta sarana pendukung bagi Kelompok Ternak Mekarsari. Lewat payung program Balai Ternak Baznas, kami optimistis perpaduan wirausaha peternakan dan pertanian sayur organik ini dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan demi mengangkat perekonomian warga binaan," katanya.
Konsep tersebut sejalan dengan tujuan pemberdayaan zakat, yakni mendorong mustahik (penerima zakat) berkembang menjadi muzakki (pemberi zakat).
Dengan memanfaatkan limbah peternakan menjadi pupuk dan mengembangkan pertanian hortikultura, Kelompok Ternak Mekarsari tidak hanya mendapatkan manfaat dari usaha ternak, tetapi juga memiliki sumber ekonomi tambahan.
Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Dari kandang domba, kotoran diolah menjadi pupuk, kemudian digunakan untuk menghasilkan sayuran yang memiliki nilai jual.
Satu aktivitas ekonomi pun menciptakan rantai manfaat: ternak menghasilkan limbah, limbah menjadi pupuk, pupuk menyuburkan tanaman, dan hasil pertanian kembali menjadi sumber pendapatan masyarakat.
BERITA12/08/2026 | Humas
Ketua Baznas RI Puji Balai Ternak Gresik, Ada Tradisi Infaq 3 Kambing dari Peternak
BaznasGresik | Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Ir. H. Sodiq Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi perkembangan Balai Ternak BAZNAS di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Selain berhasil mengembangkan ekonomi para peternak binaan, program tersebut dinilai telah menumbuhkan kepedulian sosial melalui tradisi infaq ternak.
Hal itu disampaikan Sodiq Mudjahid saat melakukan kunjungan ke Balai Ternak BAZNAS Gresik dan bertemu langsung dengan 38 peternak kambing binaan, Sabtu (8/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI mendapat laporan bahwa para peternak binaan tidak hanya mampu mengembangkan usaha peternakan, tetapi juga mulai berbagi kepada masyarakat lain.
Salah satu bentuk kepedulian tersebut dilakukan melalui infaq kambing. Setiap peternak binaan diinformasikan menginfaqkan tiga ekor kambing untuk kemudian digulirkan kepada mustahik baru.
Dari gerakan tersebut, saat ini telah terkumpul 57 ekor kambing hasil infaq para peternak binaan.
Sodiq Mudjahid,.mengaku bangga melihat perkembangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan zakat tidak hanya diukur dari meningkatnya kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga ketika penerima manfaat mulai memiliki kepedulian dan mampu membantu orang lain.
"Saya sangat mengapresiasi dan sangat bangga sekali melihat perkembangan Balai Ternak yang ada di Kabupaten Gresik," ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Ia menilai pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Gresik telah memberikan dampak positif. Para peternak tidak sekadar menjaga dan mengembangkan ternaknya, tetapi juga mulai memiliki rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.
"Akan tetapi yang lebih membanggakan adalah peternak ini sudah tumbuh rasa syukur dan kepedulian kepada sesama dengan berinfaq satu mustahik tiga kambing. Ini sungguh sangat luar biasa, sehingga manfaat ini terus bergulir memberikan dampak ke masyarakat yang lain," jelasnya.
Sodiq berharap semangat berbagi tersebut terus ditingkatkan sehingga program pemberdayaan melalui zakat dapat menciptakan efek berantai di tengah masyarakat.
Balai Ternak Dikembangkan Jadi Eduwisata
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhamad Mujib, M.Pd.I., mengatakan Balai Ternak BAZNAS di Desa Kembangan menunjukkan perkembangan yang positif.
Tidak hanya fokus pada pengembangan ternak kambing, pihaknya mulai melakukan sejumlah inovasi agar keberadaan balai ternak memiliki manfaat ekonomi yang lebih luas.
"Kami sudah berinovasi untuk mengembangkan menjadi Eduwisata Balai Ternak," ucapnya.
Selain itu, BAZNAS Gresik bersama peternak binaan juga mengembangkan sejumlah produk turunan, seperti daging domba frozen, layanan aqiqah dan pupuk kandang.
Untuk pengembangan pupuk kandang, saat ini BAZNAS juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.
Mujib menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan dukungan terhadap sejumlah program pemberdayaan di Gresik. Selain Balai Ternak, terdapat pula program ZMart, ZAuto, BMM dan BMD.
"Manfaatnya sangat luar biasa. Terima kasih atas sinergi program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan sinergi ini terus bisa terjalin dengan baik untuk warga masyarakat Gresik yang membutuhkan kehadiran BAZNAS," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohamad Ghofirin, M.Pd., beserta jajaran, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan dan Inovasi H. Syarifudin, S.Ag., ME., serta Deputi II BAZNAS RI Dr. H. Imdadun, M.Si.
Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., didampingi Kepala Bidang Peternakan drh. Viki Mustofa, M.Si.
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan program pemberdayaan BAZNAS di Gresik. Lebih dari sekadar mengembangkan usaha, keberadaan Balai Ternak kini mendorong penerima manfaat untuk tumbuh mandiri sekaligus ikut membuka jalan bagi mustahik lainnya mendapatkan manfaat serupa.
BERITA12/08/2026 | Humas
Tinjau Balai Ternak BAZNAS Komisi II DPRD Gresik Apresiasi Perkembangan dari 40 Menjadi 600 Ekor Kambing
BaznasGresik | Anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi, mengunjungi Balai Ternak Kambing Mekar Sari binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (14/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus menyerap aspirasi para peternak binaan.
Balai Ternak Mekar Sari merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik hasil sinergi BAZNAS Kabupaten Gresik dengan BAZNAS RI.
Dalam kunjungan tersebut hadir anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi dan Ainul Yaqin, Kepala Dinas Peternakan Gresik Eko Anindito Putro bersama Kepala Bidang Peternakan Viki Mustofa, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Gresik yang dipimpin Wakil Ketua Dr Hj Riyadlotus Solichah didampingi Kepala Pelaksana Muhtadin.
Sebanyak 38 mustahik anggota kelompok ternak mengikuti forum diskusi (FGD) yang berlangsung interaktif. Para peternak menyampaikan perkembangan usaha sekaligus berbagai kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas.
Ketua Kelompok Balai Ternak Mekar Sari, Sholeh, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan berbagai pihak terhadap program tersebut.
Ia menjelaskan, saat program dimulai, kelompok hanya memiliki satu kandang kolektif dengan 40 ekor kambing. Kini, usaha tersebut berkembang menjadi lima kandang kolektif dengan populasi sekitar 600 ekor kambing.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi II DPRD Gresik. Harapan kami ke depan ada bantuan pavingisasi di area kandang baru agar tidak becek saat musim hujan, serta bantuan mesin pencacah untuk mengolah bulu kambing menjadi pupuk," ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi mengapresiasi keberhasilan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam memberdayakan mustahik melalui bantuan ternak produktif.
Menurutnya, perkembangan Balai Ternak Mekar Sari menjadi bukti bahwa program zakat produktif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik.
"Saya mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Gresik yang memberikan bantuan produktif kepada mustahik. Kami juga mengapresiasi para peternak yang amanah merawat bantuan tersebut hingga berkembang pesat," ucapnya.
Ricke juga menilai kebersihan kandang dan pemanfaatan kotoran kambing menjadi nilai tambah bagi kelompok ternak tersebut.
Ia menyebut, limbah kotoran hewan (KOHE) telah dimanfaatkan sebagai media tanam dan mampu menghasilkan pendapatan tambahan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta setiap bulan.
Melalui kunjungan tersebut, Komisi II DPRD Gresik berharap Balai Ternak Mekar Sari terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
BERITA20/07/2026 | Humas
Peringati Bulan Muharrom, Baznas Gresik Sinergi dengan KEMENAG Gresik Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas
BaznasGresik | Momentum mulia di bulan Muharrom, dimanfaatkan oleh Baznas Gresik, Kemenag Gresik dan Laz.
Sinergitas antar lembaga ini, menjadikan peringati bulan Muharram dengan menggelar lebaran anak Yatim, dan penyandang disabilitas. Dengan membagikan uang saku beserta peralatan sekolah.
Dengan mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”. Kegiatan ini, sebagai pilar gerakan aksi sosial nasional untuk memberikan ruang, apresiasi, dan kebahagiaan yang setara bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas di seluruh pelosok negeri.
Ketua Baznas Gresik, H Muhammad Mujib mengatakan Lebaran Yatim dan Disabilitas ini merupakan agenda tahun sinergi dengan Kemenag dan Laz yang ada di Gresik, dan kegiatan ini juga kegiatan Nasional mulai dari Pusat sampai daerah.
Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sebagai pilar kekuatan bagi saudara-saudara yatim dan disabilitas.
"Satu tindakan kecil kita adalah alasan besar bagi mereka untuk terus melangkah dengan percaya diri," ucapnya, Kamis (25/6/2026).
Pihaknya berharap bantuan uang saku dan peralatan sekolah bisa bermanfaat dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim dan disabilitas.
"Kami Baznas Kabupaten Gresik dengan senang hati bersinergi dengan Kemenag untuk kemenag dan Laz di momentum 10 muharom ini menjadi lebaranya anak-anak yatim dan disabilitas. Selain memberikan uang juga kami berikan paket sekolah, harapanya memberikan semangat untuk anak-anak yang kebetulan juga sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru.Semoga bantuan ini dapat bermanfaat," tuturnya.
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," ujarnya.
Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa) Kemenag Gresik Hj. Nelly Afroh,menyambut baik kegiatan yang sudah terlaksana setiap tahunnya.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergabung dalam gerakan serentak ini. Mari terus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang ramah, adil, dan inklusif bagi semua," ucapnya dengan penuh semangat berbalut rasa syukur.(Humas Baznas Gresik)
BERITA29/06/2026 | Humas
Lewat Baznas, Ketua Tim PKK Gresik Serahkan Sedekah Asyuroh Untuk Ojol Perempuan
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik, menerima sedekah Asyuroh dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabaupaten Gresik, Hj Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani.
Sedekah memperingati bulan kebaikan, 10 Muharrom itu berjumlah Rp 7 juta. Bantuan sedekah ini, langsung ditindaklanjuti dan didistribusikan kepada pekerja ojek online (Ojol) perempuan di Gresik.
Bertempat di Lantai II Kantor Baznas Kabupaten Gresik, secara simblis bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Gresik H Muhamad Mujib, didamapingi pimpinan Baznas Kabupaten Gresik, H Mustoha dan Hj Riyadlotus Sholichah.
Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib menyampaikan rasa terima kasih kepada Hj
Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, atas kepercayaanya kepada Baznas Kabupaten Gresik. Melalui titipan sedekah asyuroh untuk di berikan kepada ojek online perempuan yang ada di Gresik.
"Kami langsung menindaklanjuti amanah ini dengan langsung mendistribusikanya kepada 35 ojek online," ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Ia juga mengajak para ojol bersama-sama mendoakan Ketua Tim PKK Gresik.
"Semoga dengan sedekah yang diberikan ini, Allah selalu memberikan kesehatan kepada beliau dan Keluarganya, diberikan kemudahan Rizki dan Keluarga selalu di jaga dan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT," harapnya diamini para Ojol.
"Dan Semoga Bapak Bupati Gresik selalu diberikan kekuatan dalam memimpin Kabupaten Gresik," tambahnya.
Sementara itu, Mujianah salah satu ojol perempuan yang menerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dari pemberian bantuan ini.
"Matur sembah nuwun bu Nurul, saya sangat senang sekali, semoga manfaat barokah dan juga semoga ibu Nurul selalu di berikan kesehatan, dimudahkan rizkinya dan selalu dilindungi Allah Amin," ujarnya. (Humas Baznas Gresik)
BERITA26/06/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Gresik Salurkan Bantuan Rombong UMKM untuk Dukung Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS Kabupaten Gresik kembali menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki dalam bentuk bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa satu unit rombong UMKM diserahkan kepada seorang ibu tangguh di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut akan digunakan sebagai sarana usaha berjualan pentol dan ayam kentaki guna meningkatkan pendapatan keluarga.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Gresik dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro. Dengan adanya fasilitas usaha yang lebih layak dan representatif, diharapkan penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan serta memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi kepada seluruh Sahabat Muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Gresik. Dukungan tersebut menjadi energi besar dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. BAZNAS berharap bantuan rombong UMKM ini dapat menjadi langkah awal bagi penerima manfaat untuk semakin mandiri dan berkembang, sehingga kelak mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
BERITA11/06/2026 | Humas
Sinergi BAZNAS Gresik, MUI dan Rutan Gresik Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Pesantren At-Taubah
BaznasGresik | Baznas Kabupaten Gresik memperkuat pembinaan spiritual sekaligus peningkatan keterampilan bagi warga binaan kembali ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) lanjutan antara MUI Kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Gresik, dan Rutan Kelas IIB Gresik dalam program Pesantren At-Taubah. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembinaan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Penandatanganan MoU berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di Kantor MUI Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kesinambungan program pembinaan keagamaan yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade, sekaligus mendorong penguatan kemandirian warga binaan setelah menjalani masa pembinaan.
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberlanjutan program tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas lembaga ini merupakan implementasi nilai-nilai ajaran Islam tentang tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Menurutnya, Pesantren At-Taubah tidak hanya menjadi sarana pembinaan spiritual, tetapi juga mencerminkan semangat kebangsaan melalui sinergi berbagai pihak.
Lebih lanjut, ia berharap program ini dapat terus berkembang dengan inovasi baru, termasuk integrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Ia menegaskan bahwa Pesantren At-Taubah memiliki peran penting dalam membantu warga binaan memperbaiki diri dan meninggalkan kesalahan masa lalu, sehingga dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhamad Mujib, M.Pd.I, turut menyampaikan harapannya agar program ini semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Ia juga mengapresiasi keterbukaan pihak Rutan dalam menjalin kolaborasi, serta berharap ikhtiar bersama ini mampu membawa perubahan positif dan menjadi jalan kebaikan bagi semua pihak.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, A.Md.IP., S.H., menekankan pentingnya pembinaan yang berkesinambungan, baik selama warga binaan menjalani masa hukuman maupun setelah kembali ke masyarakat. Dengan jumlah warga binaan yang mencapai lebih dari 570 orang, dukungan dari MUI dan BAZNAS dinilai sangat penting, khususnya dalam memperkuat pembinaan mental dan spiritual.
Ke depan, sinergi antara MUI, BAZNAS, dan Rutan Gresik diharapkan tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga berkembang ke arah pembinaan keterampilan yang mampu mendukung kemandirian warga binaan pasca bebas. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membangun harapan baru bagi mereka yang tengah berproses memperbaiki diri.
BERITA22/04/2026 | Humas
Jejak Kartini di Era Modern: Zakat, Infak, Sedekah Jadi Pilar Pemberdayaan Perempuan
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, BAZNAS Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam mengangkat derajat perempuan melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tidak hanya relevan dalam konteks emansipasi, tetapi juga dalam upaya pemberdayaan ekonomi dan sosial perempuan masa kini. Melalui berbagai program yang berkelanjutan, BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan untuk mendorong perempuan agar lebih mandiri dan berdaya.
Peran zakat, infak, dan sedekah terbukti mampu menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kesenjangan sosial, khususnya bagi kaum perempuan dari keluarga prasejahtera. BAZNAS Kabupaten Gresik menyalurkan dana ZIS dalam bentuk bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan usaha bagi perempuan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kapasitas perempuan untuk mengembangkan potensi diri mereka.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas perempuan, seperti pelatihan UMKM, kerajinan tangan, dan usaha kuliner rumahan yang dikemas dalam program MFP (Micro Finance Program). Para penerima manfaat tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga diberikan edukasi manajemen keuangan dan pemasaran. Dengan demikian, perempuan tidak lagi sekadar menjadi objek bantuan, melainkan subjek utama dalam pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Kartini ini, BAZNAS Kabupaten Gresik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan perempuan yang mandiri, berdaya, dan bermartabat. Dengan demikian, cita-cita Kartini untuk melihat perempuan Indonesia yang maju dan sejahtera dapat terus terwujud di era modern ini.
BERITA21/04/2026 | Humas
Puncak HUT Pemkab Gresik Ke 52 Baznas Santuni 1000 Yatim Dhuafa
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan santunan 1000 anak yatim dhuafa di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik, Senin sore (9/3/2026). Kegiatan berlangsung bersamaan dengan acara Doa Bersama dalam rangka puncak Hari Jadi Gresik ke - 539, dan HUT Pemkab Gresik ke - 52.
Acara yang dihadiri Bupati -Wakil Bupati, Forkopimda beserta tokoh ulama, ormas dan lainnya juga diberikan santuna kepada 1000 Hufadz.
Sekda Pemkab Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, menyampaikan kegiatan Doa Bersama ini, merupakan olaborasi dari Opd, Bakesbangpol, Dinsos, Kesra, dan Baznas Kabupaten Gresik.
"Dengan santunan kepada 1.000 dhuafa atau yatim, insentif kepada Hufadz sebanyak 1.000 orang," ujarnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam arahannya, menyebut sudah ada banyak capaian kebijakan yang bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat. Meskipun ditempur dengan efisiensi anggaran, Pemkab Gresik tetap memberikan prioritas layanan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat.
"Seperti akses pendidikan, kesehatan dan lainnya. Semuanya sudah berjalan," ujarnya.
Bahkan, Pemkab Gresik baru-baru ini, lanjut Bupati juga membuka pendaftaran beasiswa bagi calon mahasiswa.
"Dalam momentum hari lahir, dan HUT Pemkab Gresik, semoga Gresik lebih maju," harapnya diamini para undangan yang hadir.
Sementara itu, Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib kegiatan santunan yatim ini rangkaian program Baznas Gresik setiap bulan Ramadan.
"Selanjutnya kami akan memberikan bantuaj kepada sopir dengan bekerjasama dengan Dishub," tambahnya. (Humas BaznasGresik)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda dan ulama saat secara simbolis membagikan santunan kepada anak yatim dan para Hufadz (Foto :Prokopim Pemkab Gresik)
BERITA11/03/2026 | Humas
Jelang Lebaran, Baznas Gresik Bagikan Bantuan Sembako dan Uang Tunai Kepada Sopir Angkot
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, kembali melakukan kegiatan berbagi di bulan Ramadan 1447 H. Dengan semangat Hari Jadi ke 539 dan HUT Pemkab Gresik ke 52, lembaga yang konsisten memberikan bantuan dan pemberdayaan kepada Mustahik ini, memberikan paket santunan sembako dan uang tunai kepada puluhan sopir angkot dalam kota di Aula Kantor Dishub Gresik.
Bantuan paket sembako dan uang tunai Rp 400 ribu ini, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para sopir angkot jelang lebaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bersama Wabup Gresik Asluchul Alif, Kadishub Khusaini, beserta para Pimpinan Baznas Gresik.
Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib mengatakan, ada sekitar 50 sopir angkot yang menerima bantuan. Mulai dari sopir angkot atau lyn jurusan dalam kota, Duduksampeyan, hingga Gresik Utara.
"Semoga kegiatan perdana ini, bisa dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya," harapnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan tersebut. Lantaran kondisi sopir angkot saat ini mengalami penurunan order. Sehingga berdampak atas kondisi kesejahteraannya.
"Terima kasih kepada Muzakki, semoga ini menjadi keberkahan di Bulan Ramadan," ujarnya. (Humas Baznas Gresik)
BERITA11/03/2026 | Humas
Lewat Sopir Angkot Baznas Gresik Kampanye Zakat Infaq dan Sedekah
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, melakukan kampanye Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) , lewat sopir angkot. Puluhan mobil angkot yang terparkir di Halaman Kantor Dishub, ditempeli stiker ajakan ZIS di Baznas Gresik.
Kegiatan ini, menjadi rangkaian di bulan Ramadan 1447 H. Dengan semangat Hari Jadi ke 539 dan HUT Pemkab Gresik ke 52, secara simbolis Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bersama Wakil Bupati Asluchul Alif, beserta Pimpinan Baznas melakukan penempelan stiker, dan memberangkatkan puluhan mobil angkot berkampanye.
Ada sekitar 50 sopir angkot yang terlibat melakukan kampanye. Di sela-sela kegiatan, para sopir juga diberikan bantuan paket sembako beserta uang tunai untuk kebutuhan lebaran.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kegiatan kampanye sekaligus pemberian bantuan kepada sopir angkot ini, merupakan kali perdana dilakukan oleh Baznas Gresik berkolaborasi dengan Pemkab dan Dishub Gresik.
"Semangat yang dibawa, kami mengajak ASN bisa membayar ZIS di Baznas Gresik," ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Dengan kampanye ini, juga membantu sopir angkutan yang kondisi saat ini, memprihatinkan. Sebagai bentuk dukungan, Baznas Gresik melihat keluarga sopir angkot mengalami penurunan pendapatan.
"Sopir angkot diajak bekerja sama menempelkan stiker kampanye zakat di mobil mereka, dan para sopir angkot diberikan bantuan sebagai bentuk dukungan kegiatan ini," tuturnya.
Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib, menambahkan, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada keluarga sopir angkot.
"Dari 50 sopir angkot, ada yang dari utara, bagian perbatasan Duduksampeyan, dan kota," tambahnya. (Humas Baznas Gresik)
Bupati Gresik secara simbolis memasang stiker ajakan melakukan ZIS ke Baznas Gresik di mobil angkutan (Foto :Humas Baznas Gresik)
BERITA11/03/2026 | Humas
Peringati HUT dan Hari Jadi Gresik, Baznas Hadirkan Service dan Ganti Oli Gratis untuk Pemudik dan Ojol
BaznasGresik| Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik, kembali melakukan berbagi kebahagian di bulan Ramadan 1447 H. Setelah sebelumnya berbagi kebahagiaan kebahagiaan kepada anak yatim. Kali ini, dengan bersinergi dengan BAZNAS RI. Baznas Gresik hadirkan service dan ganti oli gratis, untuk motor pemudik dan ojek online di Halaman Pendopo rumah dinas Bupati Gresik.
Kegiatan dalam rangka memperingati hari ulang tahun pemkab Gresik ke 52 dan Hari Jadi Kota Gresik Ke 539, dimulai selama dua hari. Mulai ari tanggal 4-5 Maret 2026.
Secara simbolis, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr Hj Riyadldotus Sholichah membuka acara kegiatan tersebut.
Dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas Pusat yang yang telah memberikan program bantuan servis dan Ganti Oli Gratis untuk motor pemudik dan ojek online di Kabupaten Gresik.
"Bantuan ini sangat bermanfaat sekali terlebih kita sebentar lagi momen menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak orang-orang yang rencana mudik ke kampung halamanan," ucapnya, Rabu (4/3/2026).
Menurut dia, dari kegiatan ini Baznas hadir memberikan bantuan servis dan ganti oli gratis untuk meminimalisir resiko yang tidak diinginkan di jalan saat saat mudik lebaran nanti.
"Kami berpesan untuk para pemudik dan ojel online maupun ojek pengkolan untuk tetap berhati-hati dijalan.Kami minta doanya semoga para muzaki Baznas selalu di berikan kemudahan rizki dan kesehatan serta selalu dalam lindungan Allah SWT," pesannya.(Humas Baznas Gresik)
BERITA05/03/2026 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gresik.
Lihat Daftar Rekening →