WhatsApp Icon
Bersama BAZNAS Gresik sinergi dengan KUA Cerme Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 12 Pelaku UMKM

GRESIK – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cerme terus diperkuat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada 12 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cerme, Jumat (21/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan dukungan sosial, tetapi juga mendorong masyarakat penerima manfaat agar semakin mandiri secara ekonomi. Sebanyak 12 pelaku UMKM yang menerima bantuan merupakan pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat halal.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal kerja sebesar Rp1 juta melalui skema pembiayaan lunak dengan jangka waktu 10 bulan. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya sekaligus menjaga keberlangsungan arus kas tanpa memberikan beban berat terhadap operasional usaha.

Kepala KUA Kecamatan Cerme, Muthohari Lutfi, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata penguatan peran KUA dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. KUA tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan umat.

Menurutnya, sinergi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Cerme bersama BAZNAS Gresik menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

Penyaluran bantuan tersebut juga mendapat dukungan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib dan Riyadlotus Sholichah. Kehadiran pimpinan BAZNAS Gresik sekaligus menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, aspek legalitas usaha dan penguatan permodalan dapat berjalan beriringan. Kepemilikan sertifikat halal menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, sementara dukungan modal diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya.

BAZNAS Kabupaten Gresik terus mendorong agar pengelolaan zakat, infak dan sedekah dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui program-program produktif. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai dukungan sesaat, tetapi dapat menjadi stimulan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta secara bertahap meningkatkan kemandirian ekonomi.

Sinergi KUA Cerme dan BAZNAS Gresik ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ke depan, pola pemberdayaan serupa diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Gresik sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap pendampingan dan penguatan ekonomi.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS Kabupaten Gresik untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak, dengan menjadikan dana umat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.

24/08/2026 | Kontributor: Humas
Semarak HUT ke-81 RI, Balai Ternak BAZNAS Mekarsari Gelar Domba Run 1K

GRESIK – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung unik di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Kelompok Mekarsari, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Para peternak menggelar Domba Run 1K, Jumat (21/8/2026), dengan melibatkan puluhan domba yang tampil dalam suasana penuh kemeriahan dan kreativitas.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang digelar para peternak binaan BAZNAS. Tidak sekadar menjadi hiburan, Domba Run 1K menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta membangun semangat gotong royong di antara anggota kelompok ternak.

Dalam pelaksanaannya, para peternak berlari bersama domba masing-masing menempuh jarak sekitar satu kilometer menyusuri kawasan permukiman. Uniknya, domba-domba peserta tidak tampil seperti biasanya. Sejumlah peternak memberikan sentuhan kreatif berupa kostum, topi, kacamata, bando, hingga berbagai aksesori bernuansa kemerdekaan.

Kemeriahan semakin terasa ketika para peternak turut tampil dengan berbagai gaya unik. Kreativitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan kegiatan. Domba Run sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan aktivitas peternakan kepada masyarakat secara lebih dekat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhamad Mujib, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari para peternak Kelompok Mekarsari dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kelompok ternak binaan BAZNAS tidak hanya berkembang dari sisi usaha peternakan, tetapi juga mampu membangun kebersamaan dan kreativitas melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Domba Run ini merupakan inisiatif para peternak. Kami dari BAZNAS memberikan dukungan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Selain untuk memperingati HUT ke-81 RI, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarpeternak,” ujar Muhamad Mujib.

Ia menambahkan, keberadaan Kelompok Ternak Mekarsari diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menjadi sentra pemberdayaan peternak, kawasan tersebut ke depan dapat dikembangkan sebagai lokasi edukasi peternakan terintegrasi, termasuk pengembangan usaha ternak dan produk turunannya.

Domba Run 1K juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi peternakan domba di Kabupaten Gresik. Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pemberdayaan peternak sekaligus potensi ekonomi yang tumbuh dari sektor peternakan.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan kemerdekaan di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Mekarsari juga diisi dengan berbagai perlombaan, antara lain kebersihan kandang, yel-yel kelompok, serta pemilihan peternak dan domba dengan penampilan paling unik. Aspek kebersihan dan kesehatan domba turut menjadi perhatian sebagai bagian dari edukasi penerapan pola pemeliharaan ternak yang baik.

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para peternak dan masyarakat sekitar. Domba-domba yang tampil dengan berbagai aksesori menjadi tontonan menarik sekaligus menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang berbeda.

Melalui Domba Run 1K, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga melalui semangat kebersamaan, kreativitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa geliat peternakan di tingkat kelompok dapat berjalan beriringan dengan aktivitas sosial masyarakat. Dari kandang ternak, tumbuh kebersamaan; dari pemberdayaan, lahir kemandirian; dan dari semangat kemerdekaan, hadir optimisme untuk terus mengembangkan potensi peternakan lokal Gresik.

24/08/2026 | Kontributor: Humas
Kotoran Kambing Disulap Jadi Pupuk Organik, Kadis Pertanian Gresik Apresiasi Balai Ternak Baznas Mekarsari

BaznasGresik | Kotoran domba yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata mampu diubah menjadi sumber manfaat sekaligus bernilai ekonomi. Hal itu dikembangkan melalui program “Gresik Krawu Enak” (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Gresik bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik.

Program tersebut menyasar Kelompok Ternak Binaan Mekarsari dengan mengintegrasikan usaha peternakan domba dan pertanian hortikultura. Limbah kotoran domba diolah menjadi pupuk organik yang kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di Kebun Percobaan Dinas Pertanian Gresik.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong zero waste agriculture, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi peternak dan petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., mengatakan peternak didorong tidak hanya mengandalkan keuntungan dari penjualan hewan ternak. Limbah yang dihasilkan juga harus dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

"Kami ingin para peternak tidak hanya berfokus pada penjualan hewan ternak, tetapi juga mampu mengolah limbahnya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Sinergi pupuk kandang domba ini menjadi solusi nyata untuk memulihkan kesuburan tanah sekaligus menekan biaya produksi pupuk bagi petani hortikultura kita," jelasnya.

Dari Kotoran Domba Jadi Sayuran

Dalam program tersebut, kotoran domba tidak langsung digunakan, tetapi terlebih dahulu melalui proses pengolahan dan fermentasi. Pupuk kandang yang telah siap kemudian diaplikasikan pada lahan hortikultura.

Hasilnya terlihat dari sejumlah komoditas yang dikembangkan di kebun percobaan. Di antaranya kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh dengan baik.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Drh. Viki, mengatakan kotoran domba memiliki kandungan unsur hara yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Namun, proses pengolahan harus dilakukan dengan tepat agar pupuk yang dihasilkan aman bagi tanaman.

"Melalui bidang peternakan, kami mendampingi Kelompok Mekarsari agar proses fermentasi kotoran domba berjalan sempurna sehingga tidak membakar tanaman. Hasilnya bisa kita lihat pada tanaman kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh sangat subur dan sehat," jelasnya.

Konsep ini membuat aktivitas peternakan dan pertanian tidak berjalan sendiri-sendiri. Kotoran dari kandang menjadi bahan baku pupuk, sedangkan hasil pertanian dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kelompok masyarakat.

Baznas Dorong Mustahik Jadi Muzakki

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari pemanfaatan zakat produktif melalui program Balai Ternak Baznas.

Baznas Gresik memberikan dukungan permodalan dan sarana pendukung kepada kelompok ternak binaan. Sementara Dinas Pertanian memberikan fasilitas lahan percobaan sekaligus pendampingan teknis terkait peternakan dan agribisnis.

Ketua Baznas Gresik, H. M. Mujib, mengatakan program pemberdayaan diarahkan agar penerima manfaat zakat tidak terus bergantung pada bantuan.

Menurutnya, zakat produktif harus mampu menjadi instrumen untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

"Baznas Gresik hadir untuk memberikan dukungan permodalan serta sarana pendukung bagi Kelompok Ternak Mekarsari. Lewat payung program Balai Ternak Baznas, kami optimistis perpaduan wirausaha peternakan dan pertanian sayur organik ini dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan demi mengangkat perekonomian warga binaan," katanya.

Konsep tersebut sejalan dengan tujuan pemberdayaan zakat, yakni mendorong mustahik (penerima zakat) berkembang menjadi muzakki (pemberi zakat).

Dengan memanfaatkan limbah peternakan menjadi pupuk dan mengembangkan pertanian hortikultura, Kelompok Ternak Mekarsari tidak hanya mendapatkan manfaat dari usaha ternak, tetapi juga memiliki sumber ekonomi tambahan.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Dari kandang domba, kotoran diolah menjadi pupuk, kemudian digunakan untuk menghasilkan sayuran yang memiliki nilai jual.

Satu aktivitas ekonomi pun menciptakan rantai manfaat: ternak menghasilkan limbah, limbah menjadi pupuk, pupuk menyuburkan tanaman, dan hasil pertanian kembali menjadi sumber pendapatan masyarakat.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
Ketua Baznas RI Puji Balai Ternak Gresik, Ada Tradisi Infaq 3 Kambing dari Peternak

BaznasGresik | Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Ir. H. Sodiq Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi perkembangan Balai Ternak BAZNAS  di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Selain berhasil mengembangkan ekonomi para peternak binaan, program tersebut dinilai telah menumbuhkan kepedulian sosial melalui tradisi infaq ternak.

Hal itu disampaikan Sodiq Mudjahid saat melakukan kunjungan ke Balai Ternak BAZNAS Gresik dan bertemu langsung dengan 38 peternak kambing binaan, Sabtu (8/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI mendapat laporan bahwa para peternak binaan tidak hanya mampu mengembangkan usaha peternakan, tetapi juga mulai berbagi kepada masyarakat lain.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut dilakukan melalui infaq kambing. Setiap peternak binaan diinformasikan menginfaqkan tiga ekor kambing untuk kemudian digulirkan kepada mustahik baru.

Dari gerakan tersebut, saat ini telah terkumpul 57 ekor kambing hasil infaq para peternak binaan.

Sodiq Mudjahid,.mengaku bangga melihat perkembangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan zakat tidak hanya diukur dari meningkatnya kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga ketika penerima manfaat mulai memiliki kepedulian dan mampu membantu orang lain.

"Saya sangat mengapresiasi dan sangat bangga sekali melihat perkembangan Balai Ternak yang ada di Kabupaten Gresik," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Ia menilai pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Gresik telah memberikan dampak positif. Para peternak tidak sekadar menjaga dan mengembangkan ternaknya, tetapi juga mulai memiliki rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.

"Akan tetapi yang lebih membanggakan adalah peternak ini sudah tumbuh rasa syukur dan kepedulian kepada sesama dengan berinfaq satu mustahik tiga kambing. Ini sungguh sangat luar biasa, sehingga manfaat ini terus bergulir memberikan dampak ke masyarakat yang lain," jelasnya.

Sodiq berharap semangat berbagi tersebut terus ditingkatkan sehingga program pemberdayaan melalui zakat dapat menciptakan efek berantai di tengah masyarakat.

Balai Ternak Dikembangkan Jadi Eduwisata

Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhamad Mujib, M.Pd.I., mengatakan Balai Ternak BAZNAS di Desa Kembangan menunjukkan perkembangan yang positif.

Tidak hanya fokus pada pengembangan ternak kambing, pihaknya mulai melakukan sejumlah inovasi agar keberadaan balai ternak memiliki manfaat ekonomi yang lebih luas.

"Kami sudah berinovasi untuk mengembangkan menjadi Eduwisata Balai Ternak," ucapnya. 

Selain itu, BAZNAS Gresik bersama peternak binaan juga mengembangkan sejumlah produk turunan, seperti daging domba frozen, layanan aqiqah dan pupuk kandang.

Untuk pengembangan pupuk kandang, saat ini BAZNAS juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.

Mujib menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan dukungan terhadap sejumlah program pemberdayaan di Gresik. Selain Balai Ternak, terdapat pula program ZMart, ZAuto, BMM dan BMD.

"Manfaatnya sangat luar biasa. Terima kasih atas sinergi program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan sinergi ini terus bisa terjalin dengan baik untuk warga masyarakat Gresik yang membutuhkan kehadiran BAZNAS," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohamad Ghofirin, M.Pd., beserta jajaran, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan dan Inovasi H. Syarifudin, S.Ag., ME., serta Deputi II BAZNAS RI Dr. H. Imdadun, M.Si.

Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., didampingi Kepala Bidang Peternakan drh. Viki Mustofa, M.Si.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan program pemberdayaan BAZNAS di Gresik. Lebih dari sekadar mengembangkan usaha, keberadaan Balai Ternak kini mendorong penerima manfaat untuk tumbuh mandiri sekaligus ikut membuka jalan bagi mustahik lainnya mendapatkan manfaat serupa.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
Tinjau Balai Ternak BAZNAS Komisi II DPRD Gresik Apresiasi Perkembangan dari 40 Menjadi 600 Ekor Kambing

BaznasGresik | Anggota  Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi, mengunjungi Balai Ternak Kambing Mekar Sari binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus menyerap aspirasi para peternak binaan.

Balai Ternak Mekar Sari merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik hasil sinergi BAZNAS Kabupaten Gresik dengan BAZNAS RI. 

Dalam kunjungan tersebut hadir anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi dan Ainul Yaqin, Kepala Dinas Peternakan Gresik Eko Anindito Putro bersama Kepala Bidang Peternakan Viki Mustofa, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Gresik yang dipimpin Wakil Ketua Dr Hj Riyadlotus Solichah didampingi Kepala Pelaksana Muhtadin.

Sebanyak 38 mustahik anggota kelompok ternak mengikuti forum diskusi (FGD) yang berlangsung interaktif. Para peternak menyampaikan perkembangan usaha sekaligus berbagai kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas.

Ketua Kelompok Balai Ternak Mekar Sari, Sholeh, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan berbagai pihak terhadap program tersebut.

Ia menjelaskan, saat program dimulai, kelompok hanya memiliki satu kandang kolektif dengan 40 ekor kambing. Kini, usaha tersebut berkembang menjadi lima kandang kolektif dengan populasi sekitar 600 ekor kambing.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi II DPRD Gresik. Harapan kami ke depan ada bantuan pavingisasi di area kandang baru agar tidak becek saat musim hujan, serta bantuan mesin pencacah untuk mengolah bulu kambing menjadi pupuk," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi mengapresiasi keberhasilan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam memberdayakan mustahik melalui bantuan ternak produktif.

Menurutnya, perkembangan Balai Ternak Mekar Sari menjadi bukti bahwa program zakat produktif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik.

"Saya mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Gresik yang memberikan bantuan produktif kepada mustahik. Kami juga mengapresiasi para peternak yang amanah merawat bantuan tersebut hingga berkembang pesat," ucapnya.

Ricke juga menilai kebersihan kandang dan pemanfaatan kotoran kambing menjadi nilai tambah bagi kelompok ternak tersebut.

Ia menyebut, limbah kotoran hewan (KOHE) telah dimanfaatkan sebagai media tanam dan mampu menghasilkan pendapatan tambahan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta setiap bulan.

Melalui kunjungan tersebut, Komisi II DPRD Gresik berharap Balai Ternak Mekar Sari terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.

20/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Baznas Gresik Melakukan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Usaha Mustahiq di Desa Sooko Wringinanom
Baznas Gresik Melakukan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Usaha Mustahiq di Desa Sooko Wringinanom
BaznasGresik | Baznas Gresik terus galakkan program kampung zakat produktif. Terbaru, lembaga yang tengah berfokus mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Gresik melakukan sosialisasi bantuan usaha kepada mustahiq (penerima zakat Red). Bersama UPZ Desa Sooko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Rencananya, dari sosialisasi itu para mustahiq akan mendapatkan bantuan usaha dari Baznas Gresik. Sosialisasi itu diberikan kepada puluhan mustahiq yang akan mendapatkan bantuan usaha. Mulai usaha warung, jualan bungah, sayur, sosis, mie, jajan, pisang, toko, gorengan, rias panggilan, penjahit, nasi pecel, telur gulung, bakso, pentol bakar, dan usus bakar. Total ada 28 calon mustahiq yang diberikan bantuan usaha. Ada modal usaha, rombong sepeda, gerobak dorong, rombong dorong, dan bedah usaha. Waka III Baznas Gresik Sholihuddin Alayubi mengatakan, sosialisasi program kampung zakat produktif ini tidak lepas dari UPZ Desa Sooko serta peran Muzakki ( orang yang dikenai kewajiban membayar zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai nisab dan haul). “Setelah tahapan sosialisasi kepada 28 calon mustahiq yang sudah terdata, direncanakan penyaluran bantuan di bulan september,” ucapnya. Kedepan, pihaknya mengajak kepada UPZ yang telah tersebar di beberapa desa dan kecamatan, menggalakkan kegiatan kemasyarakatan berbasis zakat. “Disamping untuk pembedayaan juga sebagai pelayan bagi umat,” tambahnya memungkasi.
BERITA24/08/2022 | Humas
Momentum HUT Kemerdekaan RI Baznas Gresik Bagikan Bantuan ke 45 Veteran di Gresik
Momentum HUT Kemerdekaan RI Baznas Gresik Bagikan Bantuan ke 45 Veteran di Gresik
BaznasGresik | Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia selalu disemarakkan kegiatan bergotong-royong membantu sesama. Seperti halnya dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) Kabupaten Gresik. Lembaga pengelola zakat ini, terus bergerak membantu dan peduli ke warga masyarakat Gresik yang membutuhkan. Kesempatan momentum HUT Kemerdekaan RI ke-77. Baznas Kabupaten Gresik memberikan bantuan kepada para veteran yang ada di kabupaten Gresik. Total ada 45 veteran diberikan bantuan uang tunai pada acara upacara kemerdekaan di Halaman Pemkab Gresik kemarin, Rabu (17/8/2022). Secara simbolis Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah memberikan bantuan tersebut. Ketua Baznas Kabupaten Gresik H.Muhamad Mujib mengatakan, pembagian bantuan ini sebagai langkah kepedulian Baznas Gresik di perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini. “Para veteran ini juga butuh hidup layak dan bisa bahagia,” ucapnya. “Semoga bantuan ini bisa meringakan beban pada warga lansia di Gresik,” tambahnya. Disamping itu, pihaknya juga mengajak kepada masyarakat, untuk meneladani para pahlawan yang sudah berjuang untuk Negara Indonesia. “Semoga kami (Baznas Gresik) bisa terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Untuk bersama-sama membangun Gresik baru yang lebih baik,” pungkasnya. Secara simbolis, jajaran para pengurus Baznas memberikan bantuan kepada veteran Gresik. Mulai Wakil Ketua Bidang Pendiatribusian dan Pendayagunaan Riyadlotus Sholichah, dan Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Bapak Sholihudin Al Ayubi.
BERITA17/08/2022 | Humas
Bersama Upz Bayt Al Izza Majlis Taklim At Tadzkiroh Baznas Gresik Santuni 61 Yatim Piatu
Bersama Upz Bayt Al Izza Majlis Taklim At Tadzkiroh Baznas Gresik Santuni 61 Yatim Piatu
BaznasGresik | Santunan anak yatim sudah menjadi program dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik. Kali ini, bersama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Bayt Al Izza Majlis Taklim At Tadzkiroh, Baznas Gresik gelar santunan yatim piatu dan doa bersama. Bertempat di TK At Tadzkiroh Perum Banjarsari, Cerme, Gresik. Ada sebanyak 61 anak yatim piatu yang diberikan santunan. Para anak yatim piatu diberikan makanan dan uang saku. Kegiatan ini bertujuan untuk saling berbagi kepada anak anak yatim piatu di desa setempat. Pembinaa UPZ majlis Taklim At tadzkiroh Hj. kholifah mengucapkan rasa terimakasih untuk para donatur dan khususnya, Baznas Gresik yang sudah memberikan dukungan atas kegiatan ini. “Kami sampaikan terima kasih. Semoga santunan ini bermanfaat,” ucapnya, Jumat (12/8/2022). Di tempat yang sama, Wakil Ketua II Baznas Gresik Dr. Riyadloyus Sholihah berpesan kepada anak yatim untuk tidak mempunyai jiwa berkecil hati dan pesimis. “Anak yatim itu anak pilihan yang juta dan hebat,” tandasnya. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada anak yatim berbakti, rajin dan selalu optimis dalam segala hal. “Kami juga mengajak masyarakat sekitar Perumahan untuk peduli terhadap anak yatim piatu. Baik itu, dalam hal ekonomi, tenaga maupun dalam hal ilmu pengetahuan,” tambahnya memungkasi.
BERITA12/08/2022 | Humas
SOSIALISASI PROGRAM KAMPUNG ZAKAT PRODUKTIF
SOSIALISASI PROGRAM KAMPUNG ZAKAT PRODUKTIF
Kamis 11 agustus 2022 baznas gresik melakukan sosialiasi terkait program kampung zakat kepada mustahiq di desa petiyin tunggal jika di awal dulu sosialisai dengan upz dan perangkat desa kali ini bersama calon penerima terkait bantuan program yang akan diberikan. Selain sosualisasi baznas gresik juga mengali terkait komitmen mustahik terhadap program yang akan diberikan dan juga membentuk kelompok agar lebih mudah terkoordinir di desa petiyintungal.
BERITA11/08/2022 | Humas
Perdana Baznas Gresik Gelar Program Kampung Zakat Produktif
Perdana Baznas Gresik Gelar Program Kampung Zakat Produktif
Perdana, Baznas Gresik Gelar Program Kampung Zakat Produktif Berharap Bisa Menanggulangi Angka Kemiskinan di Gresik BaznasGresik— Dalam rangka turut menanggulangi kemiskinan di Gresik, Baznas Gresik gelar program Kampung Zakat Produktif. Program ini akan dipusatkan di beberapa desa di Kabupaten Gresik. Dalam menjalankan program perdana Baznas Gresik ini, ada tiga Desa yang dipilih sebagai proyek percontohan (pilot project Red). Antara lain, Desa Sooko Kecamatan Wringinanom, Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan, dan desa Petiyintunggal Kecamatan Dukun. Hadir dalam kegiatan sosialisasi program kampung zakat di tiga desa tersebut Kades, BPD, Pemdes, PKK, Kartar, tokoh agama, dan UPZ Desa. Dalam kesempatan sosialisasi di Desa Petiyentunggal, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib mengatakan, kampung zakat produktif ini adalah realisasi program Baznas Gresik tahun 2022. Bersumber dari dana zakat produktif umat. Dengan tujuan membantu pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di Gresik yang masih mencapai 12,42 %. “Dalam menanggulangi hal tersebut kami memulai dari desa. Berharap ada peningkatan meningkat kesadaran umat di Desa untuk menunaikan zakat, infaq, dan shodaqoh melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas Desa,” ucapnya, Sabtu (30/7/2022). Untuk itu, dari UPZ yang sudah ada di tiga desa sudah ada bantuan kepada masyarakat. Rencananya dari bantuan tersebut bisa mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu. Juga membantu para pelaku UMKM di desa. “Ada bantuan modal usaha, bedah tempat usaha, alat usaha seperti rombong dorong dan pelatihan wirausaha serta mnagemen keuangan,” ujarnya. Kedepan pihaknya berharap pada tahun 2023 angka kemiskinan di desa bisa menurun dan dana zakat infaq shodaqoh makin meningkat. Waka III Baznas Gresik Sholihudin Al Ayubi menambahkan, jika nanti program rumah zakat ini di tiga desa ini produktif, maka akan lebih digalakkan dan dilakukan di beberapa desa yang lain di Kabupaten Gresik. “Bahkan kami lakukan setiap desa di seluruh Kecamatan, di Gresik,” jelasnya. “Kami mohon doa restu masyarakat untuk suksesnya program ini. Kami juga turut berterima kasih kepada para muzaqi atas zakat yang dikeluarkan melalui Baznas Gresik,” tambahnya memungkasi. Sementara Kades Petiyintunggal Bapak Asrof mengucapkan terima kasih banyak atas program BAZNAS ini sembari berharap semoga dapat berjalan baik sesuai harapan. "Terima kasih banyak kepada BAZNAS Gresik atas bantuan program ini. semoga dapat berjalan baik sehingga dapat menanggulangi kemiskinan di desa kami, ujarnya. (humasbaznas)
BERITA01/08/2022 | Humas
JELANG IDUL ADHA BAZNAS KABUPATEN GRESIK TERIMA 130 HEWAN KURBAN DAN SIAP MENYALURKANNYA
JELANG IDUL ADHA BAZNAS KABUPATEN GRESIK TERIMA 130 HEWAN KURBAN DAN SIAP MENYALURKANNYA
BaznasGresik | Jelang perayaan hari raya kurban atau Idul Adha 1443 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik menerima 130 hewan kurban. Ratusan hewan kurban ini dari Pemkab Gresik dan Baznas RI pusat. Penyerahan hewan ini, secara simbolis diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Halaman Parkir Kantor Pemkab Gresik, Rabu (6/7 /2022). Turut hadir penyerahan hewan kurban kepada Baznas Gresik, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Ketua Baznas Gresik Mujib, Waka III Baznas Gresik Sholihuddin Alayubi, dan jajaran pengurus Baznas Gresik yang lain. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, pemberian hewan kurban kepada Baznas ini merupakan perintah dari Kementrian Agama. Pengiriman hewan ternak diberikan kepada Badan Amil Zakat (BAZ). “Pemerintah Gresik sendiri sudah punya lembaga resmi itu yakni Baznas. Jangan sampai masyarakat salah beribadah dalam penyaluran zakat dan kurban ini,” ucap Bupati. Ketua Baznas Gresik Mujib mengatakan, kendati masih dalam kondisi wabah PMK, pelaksanaan kurban tetap dilakukan. Bersyukur sudah ada ratusan hewan kurban, yang siap distribusikan nanti saat perayaan Idul Adha. “Kami (Baznas Gresik) mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik dan Baznas RI atas bantuan hewan kurban,” ucapnya, Rabu (6/7/2022). Dikatakan, ratusan hewan kurban itu. Perinciannya, bantuan dari Pemkab Gresik ada 90 hewan kurban. 20 ekor sapi dan 70 ekor kambing. Sedangkan bantuan online dari Baznas RI ada 40 ekor kambing. “Nantinya semua hewan akan disembelih di Sidayu. Setelah proses penyembelihan selesai, kami akan mendistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima kurban di Gresik,” katanya. Ditegaskan, Baznas Gresik siap mendistribusikan semua hewan kurban sebaik-baiknya. Khusunya bagi kaum dhuafa. Apalagi Baznas sendiri merupakan lembaga untuk mensejahterakan umat. “Selain itu, Baznas Gresik siap menerima dan mendistribusikan dana Zakat, infaq, Shodaqoh (ZIS) dan dana sosial keagamaan lain (DSKL) dari para donatur untuk masyarakat Gresik. Khususnya, faqir miskin,” paparnya. Terkait kasus yang penyelewengan dana masyarakat dari lembaga nirlaba atau mandiri Aksi Cepat Tanggap (ACT), Mujib menyebut sesuai surat keputusan Forum Zakat (BAZNAS dan LAZ) bahwa, ACT itu lembaga bukan pengelola zakat dibawa naungan BAZNAS RI dan Kemenag RI. (faiz) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat memberikan simbolis sapi kurban kepada Baznas Gresik di Halaman parkir Pemkab Gresik ( Humas Baznas )
BERITA06/07/2022 | Auliya
Tim Baznas Pusat Kunjungi Kantor Baznas Gresik dan Berharap Baznas Gresik Jadi Kabupaten Pertama Penerapan Kantor Digital
Tim Baznas Pusat Kunjungi Kantor Baznas Gresik dan Berharap Baznas Gresik Jadi Kabupaten Pertama Penerapan Kantor Digital
GresikSatu | Inovasi pengelolaan zakat terus berkembang di era modern ini. Sejalan dengan itu sistem digitalisasi juga hampir diterapkan di semua kantor-kantor instansi maupun perusahaan. Tak terkecuali lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik. Setelah dinilai sukses dalam penerapan SiMBA ( Sistem Manajemen Informasi Baznas ), Baznas Gresik kedatangan tamu tim pengurus Baznas Pusat. Dalam kunjungan ini, Baznas Gresik tengah bersiap launching kantor digital. Semua sistem baik mustahik dan penyalur secara terlampirkan dalam kantor digitalisasi ini. Semua tersentralisasi di kantor digital ini. Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi Baznas Pusat Ahmad Setio Adinugraha mengatakan, sistem Simba pada laporan di tahun 2021, baznas Gresik sudah berjalan baik dan benar. Hanya tinggal launching kantor digitalnya. Entah bersamaan dengan Provinsi atau lainnya. “Yang jelas, Baznas Gresik sudah selangkah lebih maju karna tidak hanya penggunaan Simba tapi juga sudah persiapan kantor digital,” ucapnya, Sabtu (2/7/2022). Menurutnya, kantor digital merupakan program terbaru pusat di bidang IT. “Semoga Gresik menjadi Kabupaten pertama launching kantor digital,” harapnya. Sementara itu, Waka III Baznas Gresik Sholihuddin Alayubi meminta doa restu kepada kaum muslimin khusunya di Gresik. Agar rencana kantor digital segera dilakukan. “InsyaAllah launcing dilaksanakan bulan Muharam. Semoga Allah memudahkan dan dilancarkan untuk kemudahan layanan berzakat melalui BAZNAS Gresik,” harapnya.
BERITA01/07/2022 | Auliya
Baznas Kabupaten Gresik Siap Optimalkan Pengentasan Kemiskinan, Ranperda ZIS Disahkan Agustus
Baznas Kabupaten Gresik Siap Optimalkan Pengentasan Kemiskinan, Ranperda ZIS Disahkan Agustus
Badan amil zakat nasional (Baznas) kabupaten Gresik terus melakukan silaturahim sekaligus memperkenalkan pimpinan baru periode 2022-2027. Kali ini Baznas Gresik bersilaturahim ke pimpinan DPRD Gresik, Senin (23/05/2022). Ditemui Ketua DPRD Gresik Moh. Abdul Qodir dan Wakil Ketua Ahmad Nur Hamim, Tujuh orang perwakilan Baznas Gresik di antaranya Ketua Muhamad Mujib, Wakil ketua 1 Mustoha, Wakil ketua 2 Riyadlotus Sholihah, Wakil ketua 4 Hasan Basri, kepala pelaksana Muhtadin dan kabid pengumpulan Abdul Kholiq. a style="box-sizing: inherit; border: 0px; font-style: inherit; margin: 0px; outline: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; text-decoration: none; color: #005331; transition: all 0.2s linear;" href="https://baznasgresik.com/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-23-at-14.57.43.jpeg">Ketua Baznas Kabupaten Gresik Muhamad Mujib mengatakan, Selain bersilaturrahim dan perkenalan pimpinan baru, pihaknya juga meminta dukungan DPRD Gresik dalam penguatan terkait regulasi Peraturan Daerah (Perda) pengentasan kemiskinan. “Duduk bersama menyamakan persepsi dengan pihak legislatif terkait program pengentasan kemiskinan. Karena itu, kami meminta dukungan DPRD Gresik terhadap penguatan regulasi perdanya,”Ujar Mujib. Ditambahkan Mujib, dengan adanya Perda tentang pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) harapannya pengumpulan dan pendistribusian ZIS oleh Baznas bisa optimal di kabupaten Gresik. “Karena Perda tersebut nantinya bisa mengoptimalkan pengumpulan sekaligus pendistribusian ZIS oleh Baznas Gresik. Alhamdulillah sangat supprot, diperkirakan bulan agustus Ranperdanya akan disahkan,”tambahnya. Tak hanya perda, Baznas kabupaten Gresik juga meminta support DPRD Gresik untuk operasional yang bersumber dari APBD Gresik. Sebab, besaran operasional saat ini merupakan operasional pimpinan Baznas periode sebelumnya. “Karena jumlah pimpinan Banzas Gresik periode saat ini lima orang. Kalau periode sebelumnya hanya tiga orang. Sehingga perlu ada penyesuaian dengan ditambah agar bisa optimal,”pungkas Mujib yang juga Ketua LP Ma’arif NU Gresik.
BERITA16/06/2022 | BAZNAS Kab Gresik
MERIAHKAN MTQ XXX, BAZNAS KABUPATEN GRESIK BERPARTISIPASI DENGAN DISTRIBUSIKAN PROGRAM GRESIK BERDAYA
MERIAHKAN MTQ XXX, BAZNAS KABUPATEN GRESIK BERPARTISIPASI DENGAN DISTRIBUSIKAN PROGRAM GRESIK BERDAYA
BAZNAS Kabupaten Gresik Turut memeriahkan MTQ XXX Kabupaten Gresik di Kecamatan sangkapura Bawean.Gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang menjadi ajang bergengsi yang di adakan setiap 2 tahun sekali untuk mencetak generasi Qur’ani yang nantinya tidak hanya di tingkat Kabupaten Gresik saja tetapi juga nanti juga akan mewakili Kabupaten Gresik di Tingkat Provinsi dan Nasional.Pada Gelaran MTQ XXX Kabupaten Gresik kali ini di adakan cukup istimewa berbeda dengan MTQ sebelumnya, kali ini di adakan di kepulauan yang di kenal dengan pesona keindahanya, yakni Pulau Bawean mulai 31 Mei – 5 juni 2022Pembukaan MTQ berlangsung sangat megah dan istimewah serta menarik warga pulau bawean sangat antusias untuk menyaksikan pembukaan tersebutDalam pembukaan MTQ XXX Kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Gresik memberikan bantuan berupa santunan Anak yatim dan bantuan pemberdayaan berupa bantuan rombong dorong, bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Gresik Bapak H.Fandi Ahmad Yani,S.E di damping Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik Bapak H.Muhamad Mujib, M.Pd.i dan Forkopimda Kabupaten Gresik serta Kepala Kementrian agama Kabupaten Gresik.Bapak H.Muhamad Mujib, M.Pd.I menyampaikan, ini merupakan bentuk sinergitas kami dengan pemerintah kabupaten gresik, kami ikut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan kegiatan MTQ XXX kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Gresik memberikan bantuan berupa santunan anak yatim sejumlah 75 anak yatim,Selain santunan anak yatim, BAZNAS Kabupaten Gresik juga memberikan program pemberdayaan berupa bantuan Rombong Dorong yang bekerjasama dengan UPZ Kecamatan sangkapura sejumlah 3 Rombong yang di serahkan secara simbolis langsung oleh Bapak Bupati Gresik.Ini merupakan upaya serius BAZNAS Kabupaten Gresik dalam membantu Pemerintah Kabupaten gresik untuk mengentaskan kemiskinan di kabupaten Gresik, kami berharap bantuan yang sudah kami berikan biasa bermanfaat dan semoga kami kedepan bisa semakin banyak memberikan bantuan untuk masyarakat Bawean yang kurang mampu dalam upaya kami untuk mengentaskan kemiskinan di Pulau Bawean dan umumnya di kabupaten gresik.
BERITA16/06/2022 | BAZNAS Kab Gresik
PEMBINAAN KE UPZ SE KECAMATAN SANGKAPURA BAWEAN UNTUK OPTIMALKAN PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS
PEMBINAAN KE UPZ SE KECAMATAN SANGKAPURA BAWEAN UNTUK OPTIMALKAN PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZIS
Dalam Kunjungan dan Silaturrohim Pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Gresik, melakukan Pembinaan ke Semua UPZ Se kecamatan Sangkapura, sebagai upaya untuk mencapai target pengumpulan BAZNAS Kabupaten Gresik tahun 2022 dan meningkatkan pelayanan ke Muzakki dan Mustahik khusunya di pulau Bawean.Pada momentum pembinaan kali ini sangat berbeda karena sekaligus silaturohim dan perkenalan pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Gresik, ke UPZ Se Kecamatan Sangkapura.Pembinaan dilaksanakan di Aula SMPN 1 Sangkapura Pulau Bawean, hadir dalam kegiatan tersebut H.Muhammad Mujib,M.Pd.I Ketua BAZNAS Gresik, Wakil Ketua BAZNAS Gresik H.Mustoha,S.Pd, Dr. Riyadlotus Sholichah,S.Ag.M.Si., Sholihudin Al Ayubi, M.Pd., Dr.Hasan Basri,M.Pd.I dan Sekcam sangkapura serta Ketua UPZ Kecamatan sangkapura.Dalam Pembinaan kali ini selain memberikan pembinaan sebagai upaya peningkatan pelayanan BAZNAS Gresik selain target pengumpulan juga pelayanan memberikan bantuan kepada Mustahik yang menjadi konsen utama pimpinan baru BAZNAS kabupaten Gtesik dengan upaya sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menegentaskan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Gresik.Selain memberikan pembinan juga memberikan sosialisasi terkait Nomer Pokok wajib zakat (NPWZ) dan zakat sebagai pengurang penghasilan Pajak, dalam kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini berlangsung sangat menarik para peserta dalam hal ini ketua UPZ desa, Dusun dan Masjid se kecamatan sangkapura juga aktif dalam bertanya.Dalam sambutan dan Pembinaanya ketua BAZNAS Kabupaten Gresik menyampaikan Apresiasi kepada UPZ se Kecamatan sangkapura, beliau berharap UPZ sangkapura ini mampu menjadi kepanjangan tangan BAZNAS Kabupaten Gresik khusunya mengentaskan kemiskinan yang ada di pulau bawean.Beliau juga menyampaikan UPZ kecamatan sangkapura ini terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah kecamatan sangkapura.
BERITA16/06/2022 | BAZNAS Kab Gresik
Pelantikan Pimpinan Baznas Kabupaten Gresik Periode 2022 -2027
Pelantikan Pimpinan Baznas Kabupaten Gresik Periode 2022 -2027
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik yang diketuai H Muhammad Mujid dengan masa jabatan 2022-2027 di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Rabu (20/4/2022). Turut hadir Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gresik, H. Sahid, dalam pelantikan hari ini. Adapun jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Gresik yang dilantik hari ini antara lain, H. Muhammad Mujib, M.Pd.I Selaku ketua, H. Mustoha, S.Pd. selaku Wakil Ketua I, Dr. Riyadlotus Sholichah, S.Ag., M.Si. selaku Wakil Ketua II, Sholihudin Al Ayubi, M.Pd. selaku Wakil Ketua III, dan Dr. Hasan Basri, M.Pd.I. selaku Wakil Ketua IV. Tampak hadir pula mendampingi Bupati Yani dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmaf Washil Miftahul Rachman, Ketua MUI KH. M Masoer Shodiq, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Kabupaten Gresik dan Beberapa Pegawai dari BAZNAS Kabupaten Gresik untuk menyaksikan Pelantikan Pimpinan Baznas Gresik Periode 2022 -2027 “Usaha dalam menanggulangi problem kemiskinan ini bukanlah hal yang mengada-ada, temporer, setengah hati, atau bahkan hanya sekedar mencari perhatian. Pengurangan angka kemiskinan, bagi Islam, justru menjadi asas yang khas dan sendi-sendi yang kokoh. Hal ini dibuktikan dengan Zakat yang telah dijadikan oleh Allah SWT, sebagai sumber jaminan hak-hak orang-orang fakir dan miskin sebagai bagian dari salah satu rukun Islam,” terangnya. Bupati Yani menambahkan bahwa di era seperti saat ini, Zakat memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan. Diantaranya adalah peran moderasi kesenjangan sosial yang dapat dilakukan oleh Zakat yang tampak secara konkret dalam distribusi harta dari para wajib Zakat kepada orang yang berhak menerima Zakat, dengan Amil Zakat sebagai perantara yang dalam hal ini adalah Baznas. “Zakat merupakan sumber pendanaan pembangunan kesejahteraan umat diluar dana APBN dan APBD. Jika dapat dioptimalkan, maka potensi dana Zakat dapat menjadi pelengkap agenda program penanggulangan kemiskinan dengan sinergi pada program pemerintah yang sedang dijalankan. Saya membuka pintu sinergisasi dan kolaborasi lebar-lebar untuk Baznas agar dapat bekerja bersama pemerintah Kabupaten Gresik untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,” tegasnya. Mengakhiri sambutannya, Bupati Yani menaruh harapan kepada jajaran pengurus Baznas yang dilantik hari ini untuk dapat mendesain program-program pendistribusian dan pendayagunaan secara terencana, termonitor, dan terukur. Sehingga hal tersebut merupakan salah satu untuk menekan kemiskinan masyarakat muslim adalah dengan cara memanfaatkan dana Zakat.
BERITA24/04/2022 | BAZNAS Kab Gresik
BAZNAS KABUPATEN GRESIK 3 KALI MENERIMA PENGHARGAAN DARI BAZNAS RI
BAZNAS KABUPATEN GRESIK 3 KALI MENERIMA PENGHARGAAN DARI BAZNAS RI
Jakarta,17 Januari 2022 Bertepatan dengan HUT BAZNAS ke-21, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar anugerah BAZNAS Award 2022 yang memberikan penghargaan bagi sejumlah Menteri Kabinet Maju, para Gubernur, Bupati, Wali Kota, hingga Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan para pihak yang berjasa atas perkembangan zakat di tanah air melalui 184 kategori penerima penghargaan.Acara tersebut turut dihadiri secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden (Wapres) RI KH. Ma’ruf Amin.Penganugerahan BAZNAS Award 2022 diselenggarakan di Jakarta, dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV,dalam penganugrahan BAZNAS Award Tahun 2022 ini BAZNAS Kabupaten Gresik kembali memperoleh Penghargaan dengan Kategori Pengguna Sistem Informasi Management BAZNAS (SIMBA) Terbaik Se Indonesia.Penghargaan tersebut di serahkan langsung Ketua BAZNAS RI Bapak Prof.Dr.KH.Noor Achmad,MA yang di terima Ketua BAZNAS Kab.Gresik Bapak Drs.H.Abd.Munif,M.Ag Saya atas nama ketua BAZNAS Kab.Gresik mengucapakan terimakasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kab.Gresik dengan memberikan penghargaan dalam BAZNAS Award 2022 dengan Kategori Pengguna Sistem Informasi Management BAZNAS (SIMBA) terbaik,Penghargaan ini merupakan ke tiga kalinya yang di terima BAZNAS Kab.Gresik sebelumnya pada tahun 2015, tahun 2020 dan saat ini kembali menerima penghargaan tahun 2022.Semoga Penghargaan ini bisa menjadi motivasi BAZNAS Kab.Gresik untuk bisa semakin baik dalam pengelolaan Zakat,Infaq, dan Sedekah yang amanah, profesional dan transparan(Bapak Drs.H.Abd.Munif,MAg / Ketua BAZNAS Gresik)
BERITA17/01/2022 | BAZNAS Kab Gresik
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gresik.

Lihat Daftar Rekening →