WhatsApp Icon
Bersama BAZNAS Gresik sinergi dengan KUA Cerme Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 12 Pelaku UMKM

GRESIK – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cerme terus diperkuat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada 12 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cerme, Jumat (21/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan dukungan sosial, tetapi juga mendorong masyarakat penerima manfaat agar semakin mandiri secara ekonomi. Sebanyak 12 pelaku UMKM yang menerima bantuan merupakan pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat halal.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal kerja sebesar Rp1 juta melalui skema pembiayaan lunak dengan jangka waktu 10 bulan. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya sekaligus menjaga keberlangsungan arus kas tanpa memberikan beban berat terhadap operasional usaha.

Kepala KUA Kecamatan Cerme, Muthohari Lutfi, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata penguatan peran KUA dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. KUA tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan umat.

Menurutnya, sinergi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Cerme bersama BAZNAS Gresik menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya.

Penyaluran bantuan tersebut juga mendapat dukungan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib dan Riyadlotus Sholichah. Kehadiran pimpinan BAZNAS Gresik sekaligus menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, aspek legalitas usaha dan penguatan permodalan dapat berjalan beriringan. Kepemilikan sertifikat halal menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, sementara dukungan modal diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya.

BAZNAS Kabupaten Gresik terus mendorong agar pengelolaan zakat, infak dan sedekah dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui program-program produktif. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai dukungan sesaat, tetapi dapat menjadi stimulan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta secara bertahap meningkatkan kemandirian ekonomi.

Sinergi KUA Cerme dan BAZNAS Gresik ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ke depan, pola pemberdayaan serupa diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Gresik sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap pendampingan dan penguatan ekonomi.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS Kabupaten Gresik untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak, dengan menjadikan dana umat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.

24/08/2026 | Kontributor: Humas
Semarak HUT ke-81 RI, Balai Ternak BAZNAS Mekarsari Gelar Domba Run 1K

GRESIK – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung unik di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Kelompok Mekarsari, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Para peternak menggelar Domba Run 1K, Jumat (21/8/2026), dengan melibatkan puluhan domba yang tampil dalam suasana penuh kemeriahan dan kreativitas.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang digelar para peternak binaan BAZNAS. Tidak sekadar menjadi hiburan, Domba Run 1K menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta membangun semangat gotong royong di antara anggota kelompok ternak.

Dalam pelaksanaannya, para peternak berlari bersama domba masing-masing menempuh jarak sekitar satu kilometer menyusuri kawasan permukiman. Uniknya, domba-domba peserta tidak tampil seperti biasanya. Sejumlah peternak memberikan sentuhan kreatif berupa kostum, topi, kacamata, bando, hingga berbagai aksesori bernuansa kemerdekaan.

Kemeriahan semakin terasa ketika para peternak turut tampil dengan berbagai gaya unik. Kreativitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan kegiatan. Domba Run sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan aktivitas peternakan kepada masyarakat secara lebih dekat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhamad Mujib, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari para peternak Kelompok Mekarsari dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kelompok ternak binaan BAZNAS tidak hanya berkembang dari sisi usaha peternakan, tetapi juga mampu membangun kebersamaan dan kreativitas melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Domba Run ini merupakan inisiatif para peternak. Kami dari BAZNAS memberikan dukungan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Selain untuk memperingati HUT ke-81 RI, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarpeternak,” ujar Muhamad Mujib.

Ia menambahkan, keberadaan Kelompok Ternak Mekarsari diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menjadi sentra pemberdayaan peternak, kawasan tersebut ke depan dapat dikembangkan sebagai lokasi edukasi peternakan terintegrasi, termasuk pengembangan usaha ternak dan produk turunannya.

Domba Run 1K juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi peternakan domba di Kabupaten Gresik. Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pemberdayaan peternak sekaligus potensi ekonomi yang tumbuh dari sektor peternakan.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan kemerdekaan di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Mekarsari juga diisi dengan berbagai perlombaan, antara lain kebersihan kandang, yel-yel kelompok, serta pemilihan peternak dan domba dengan penampilan paling unik. Aspek kebersihan dan kesehatan domba turut menjadi perhatian sebagai bagian dari edukasi penerapan pola pemeliharaan ternak yang baik.

Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para peternak dan masyarakat sekitar. Domba-domba yang tampil dengan berbagai aksesori menjadi tontonan menarik sekaligus menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang berbeda.

Melalui Domba Run 1K, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga melalui semangat kebersamaan, kreativitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa geliat peternakan di tingkat kelompok dapat berjalan beriringan dengan aktivitas sosial masyarakat. Dari kandang ternak, tumbuh kebersamaan; dari pemberdayaan, lahir kemandirian; dan dari semangat kemerdekaan, hadir optimisme untuk terus mengembangkan potensi peternakan lokal Gresik.

24/08/2026 | Kontributor: Humas
Kotoran Kambing Disulap Jadi Pupuk Organik, Kadis Pertanian Gresik Apresiasi Balai Ternak Baznas Mekarsari

BaznasGresik | Kotoran domba yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata mampu diubah menjadi sumber manfaat sekaligus bernilai ekonomi. Hal itu dikembangkan melalui program “Gresik Krawu Enak” (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Gresik bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik.

Program tersebut menyasar Kelompok Ternak Binaan Mekarsari dengan mengintegrasikan usaha peternakan domba dan pertanian hortikultura. Limbah kotoran domba diolah menjadi pupuk organik yang kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di Kebun Percobaan Dinas Pertanian Gresik.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong zero waste agriculture, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi peternak dan petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., mengatakan peternak didorong tidak hanya mengandalkan keuntungan dari penjualan hewan ternak. Limbah yang dihasilkan juga harus dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

"Kami ingin para peternak tidak hanya berfokus pada penjualan hewan ternak, tetapi juga mampu mengolah limbahnya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Sinergi pupuk kandang domba ini menjadi solusi nyata untuk memulihkan kesuburan tanah sekaligus menekan biaya produksi pupuk bagi petani hortikultura kita," jelasnya.

Dari Kotoran Domba Jadi Sayuran

Dalam program tersebut, kotoran domba tidak langsung digunakan, tetapi terlebih dahulu melalui proses pengolahan dan fermentasi. Pupuk kandang yang telah siap kemudian diaplikasikan pada lahan hortikultura.

Hasilnya terlihat dari sejumlah komoditas yang dikembangkan di kebun percobaan. Di antaranya kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh dengan baik.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Drh. Viki, mengatakan kotoran domba memiliki kandungan unsur hara yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Namun, proses pengolahan harus dilakukan dengan tepat agar pupuk yang dihasilkan aman bagi tanaman.

"Melalui bidang peternakan, kami mendampingi Kelompok Mekarsari agar proses fermentasi kotoran domba berjalan sempurna sehingga tidak membakar tanaman. Hasilnya bisa kita lihat pada tanaman kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh sangat subur dan sehat," jelasnya.

Konsep ini membuat aktivitas peternakan dan pertanian tidak berjalan sendiri-sendiri. Kotoran dari kandang menjadi bahan baku pupuk, sedangkan hasil pertanian dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kelompok masyarakat.

Baznas Dorong Mustahik Jadi Muzakki

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari pemanfaatan zakat produktif melalui program Balai Ternak Baznas.

Baznas Gresik memberikan dukungan permodalan dan sarana pendukung kepada kelompok ternak binaan. Sementara Dinas Pertanian memberikan fasilitas lahan percobaan sekaligus pendampingan teknis terkait peternakan dan agribisnis.

Ketua Baznas Gresik, H. M. Mujib, mengatakan program pemberdayaan diarahkan agar penerima manfaat zakat tidak terus bergantung pada bantuan.

Menurutnya, zakat produktif harus mampu menjadi instrumen untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

"Baznas Gresik hadir untuk memberikan dukungan permodalan serta sarana pendukung bagi Kelompok Ternak Mekarsari. Lewat payung program Balai Ternak Baznas, kami optimistis perpaduan wirausaha peternakan dan pertanian sayur organik ini dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan demi mengangkat perekonomian warga binaan," katanya.

Konsep tersebut sejalan dengan tujuan pemberdayaan zakat, yakni mendorong mustahik (penerima zakat) berkembang menjadi muzakki (pemberi zakat).

Dengan memanfaatkan limbah peternakan menjadi pupuk dan mengembangkan pertanian hortikultura, Kelompok Ternak Mekarsari tidak hanya mendapatkan manfaat dari usaha ternak, tetapi juga memiliki sumber ekonomi tambahan.

Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Dari kandang domba, kotoran diolah menjadi pupuk, kemudian digunakan untuk menghasilkan sayuran yang memiliki nilai jual.

Satu aktivitas ekonomi pun menciptakan rantai manfaat: ternak menghasilkan limbah, limbah menjadi pupuk, pupuk menyuburkan tanaman, dan hasil pertanian kembali menjadi sumber pendapatan masyarakat.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
Ketua Baznas RI Puji Balai Ternak Gresik, Ada Tradisi Infaq 3 Kambing dari Peternak

BaznasGresik | Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Ir. H. Sodiq Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi perkembangan Balai Ternak BAZNAS  di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Selain berhasil mengembangkan ekonomi para peternak binaan, program tersebut dinilai telah menumbuhkan kepedulian sosial melalui tradisi infaq ternak.

Hal itu disampaikan Sodiq Mudjahid saat melakukan kunjungan ke Balai Ternak BAZNAS Gresik dan bertemu langsung dengan 38 peternak kambing binaan, Sabtu (8/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI mendapat laporan bahwa para peternak binaan tidak hanya mampu mengembangkan usaha peternakan, tetapi juga mulai berbagi kepada masyarakat lain.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut dilakukan melalui infaq kambing. Setiap peternak binaan diinformasikan menginfaqkan tiga ekor kambing untuk kemudian digulirkan kepada mustahik baru.

Dari gerakan tersebut, saat ini telah terkumpul 57 ekor kambing hasil infaq para peternak binaan.

Sodiq Mudjahid,.mengaku bangga melihat perkembangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan zakat tidak hanya diukur dari meningkatnya kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga ketika penerima manfaat mulai memiliki kepedulian dan mampu membantu orang lain.

"Saya sangat mengapresiasi dan sangat bangga sekali melihat perkembangan Balai Ternak yang ada di Kabupaten Gresik," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Ia menilai pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Gresik telah memberikan dampak positif. Para peternak tidak sekadar menjaga dan mengembangkan ternaknya, tetapi juga mulai memiliki rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.

"Akan tetapi yang lebih membanggakan adalah peternak ini sudah tumbuh rasa syukur dan kepedulian kepada sesama dengan berinfaq satu mustahik tiga kambing. Ini sungguh sangat luar biasa, sehingga manfaat ini terus bergulir memberikan dampak ke masyarakat yang lain," jelasnya.

Sodiq berharap semangat berbagi tersebut terus ditingkatkan sehingga program pemberdayaan melalui zakat dapat menciptakan efek berantai di tengah masyarakat.

Balai Ternak Dikembangkan Jadi Eduwisata

Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhamad Mujib, M.Pd.I., mengatakan Balai Ternak BAZNAS di Desa Kembangan menunjukkan perkembangan yang positif.

Tidak hanya fokus pada pengembangan ternak kambing, pihaknya mulai melakukan sejumlah inovasi agar keberadaan balai ternak memiliki manfaat ekonomi yang lebih luas.

"Kami sudah berinovasi untuk mengembangkan menjadi Eduwisata Balai Ternak," ucapnya. 

Selain itu, BAZNAS Gresik bersama peternak binaan juga mengembangkan sejumlah produk turunan, seperti daging domba frozen, layanan aqiqah dan pupuk kandang.

Untuk pengembangan pupuk kandang, saat ini BAZNAS juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.

Mujib menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan dukungan terhadap sejumlah program pemberdayaan di Gresik. Selain Balai Ternak, terdapat pula program ZMart, ZAuto, BMM dan BMD.

"Manfaatnya sangat luar biasa. Terima kasih atas sinergi program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan sinergi ini terus bisa terjalin dengan baik untuk warga masyarakat Gresik yang membutuhkan kehadiran BAZNAS," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohamad Ghofirin, M.Pd., beserta jajaran, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan dan Inovasi H. Syarifudin, S.Ag., ME., serta Deputi II BAZNAS RI Dr. H. Imdadun, M.Si.

Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., didampingi Kepala Bidang Peternakan drh. Viki Mustofa, M.Si.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan program pemberdayaan BAZNAS di Gresik. Lebih dari sekadar mengembangkan usaha, keberadaan Balai Ternak kini mendorong penerima manfaat untuk tumbuh mandiri sekaligus ikut membuka jalan bagi mustahik lainnya mendapatkan manfaat serupa.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
Tinjau Balai Ternak BAZNAS Komisi II DPRD Gresik Apresiasi Perkembangan dari 40 Menjadi 600 Ekor Kambing

BaznasGresik | Anggota  Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi, mengunjungi Balai Ternak Kambing Mekar Sari binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus menyerap aspirasi para peternak binaan.

Balai Ternak Mekar Sari merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik hasil sinergi BAZNAS Kabupaten Gresik dengan BAZNAS RI. 

Dalam kunjungan tersebut hadir anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi dan Ainul Yaqin, Kepala Dinas Peternakan Gresik Eko Anindito Putro bersama Kepala Bidang Peternakan Viki Mustofa, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Gresik yang dipimpin Wakil Ketua Dr Hj Riyadlotus Solichah didampingi Kepala Pelaksana Muhtadin.

Sebanyak 38 mustahik anggota kelompok ternak mengikuti forum diskusi (FGD) yang berlangsung interaktif. Para peternak menyampaikan perkembangan usaha sekaligus berbagai kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas.

Ketua Kelompok Balai Ternak Mekar Sari, Sholeh, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan berbagai pihak terhadap program tersebut.

Ia menjelaskan, saat program dimulai, kelompok hanya memiliki satu kandang kolektif dengan 40 ekor kambing. Kini, usaha tersebut berkembang menjadi lima kandang kolektif dengan populasi sekitar 600 ekor kambing.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi II DPRD Gresik. Harapan kami ke depan ada bantuan pavingisasi di area kandang baru agar tidak becek saat musim hujan, serta bantuan mesin pencacah untuk mengolah bulu kambing menjadi pupuk," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi mengapresiasi keberhasilan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam memberdayakan mustahik melalui bantuan ternak produktif.

Menurutnya, perkembangan Balai Ternak Mekar Sari menjadi bukti bahwa program zakat produktif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik.

"Saya mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Gresik yang memberikan bantuan produktif kepada mustahik. Kami juga mengapresiasi para peternak yang amanah merawat bantuan tersebut hingga berkembang pesat," ucapnya.

Ricke juga menilai kebersihan kandang dan pemanfaatan kotoran kambing menjadi nilai tambah bagi kelompok ternak tersebut.

Ia menyebut, limbah kotoran hewan (KOHE) telah dimanfaatkan sebagai media tanam dan mampu menghasilkan pendapatan tambahan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta setiap bulan.

Melalui kunjungan tersebut, Komisi II DPRD Gresik berharap Balai Ternak Mekar Sari terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.

20/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Bersama BAZNAS Gresik sinergi dengan KUA Cerme Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 12 Pelaku UMKM
Bersama BAZNAS Gresik sinergi dengan KUA Cerme Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 12 Pelaku UMKM
GRESIK – Sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cerme terus diperkuat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada 12 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cerme, Jumat (21/8/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan dukungan sosial, tetapi juga mendorong masyarakat penerima manfaat agar semakin mandiri secara ekonomi. Sebanyak 12 pelaku UMKM yang menerima bantuan merupakan pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat halal. Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal kerja sebesar Rp1 juta melalui skema pembiayaan lunak dengan jangka waktu 10 bulan. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya sekaligus menjaga keberlangsungan arus kas tanpa memberikan beban berat terhadap operasional usaha. Kepala KUA Kecamatan Cerme, Muthohari Lutfi, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata penguatan peran KUA dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. KUA tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan umat. Menurutnya, sinergi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Cerme bersama BAZNAS Gresik menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya. Penyaluran bantuan tersebut juga mendapat dukungan dari pimpinan BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib dan Riyadlotus Sholichah. Kehadiran pimpinan BAZNAS Gresik sekaligus menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi produktif bagi masyarakat. Melalui program tersebut, aspek legalitas usaha dan penguatan permodalan dapat berjalan beriringan. Kepemilikan sertifikat halal menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, sementara dukungan modal diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usahanya. BAZNAS Kabupaten Gresik terus mendorong agar pengelolaan zakat, infak dan sedekah dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui program-program produktif. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai dukungan sesaat, tetapi dapat menjadi stimulan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta secara bertahap meningkatkan kemandirian ekonomi. Sinergi KUA Cerme dan BAZNAS Gresik ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Ke depan, pola pemberdayaan serupa diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Gresik sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap pendampingan dan penguatan ekonomi. Langkah tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS Kabupaten Gresik untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak, dengan menjadikan dana umat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.
BERITA24/08/2026 | Humas
Semarak HUT ke-81 RI, Balai Ternak BAZNAS Mekarsari Gelar Domba Run 1K
Semarak HUT ke-81 RI, Balai Ternak BAZNAS Mekarsari Gelar Domba Run 1K
GRESIK – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung unik di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Kelompok Mekarsari, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Para peternak menggelar Domba Run 1K, Jumat (21/8/2026), dengan melibatkan puluhan domba yang tampil dalam suasana penuh kemeriahan dan kreativitas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan yang digelar para peternak binaan BAZNAS. Tidak sekadar menjadi hiburan, Domba Run 1K menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta membangun semangat gotong royong di antara anggota kelompok ternak. Dalam pelaksanaannya, para peternak berlari bersama domba masing-masing menempuh jarak sekitar satu kilometer menyusuri kawasan permukiman. Uniknya, domba-domba peserta tidak tampil seperti biasanya. Sejumlah peternak memberikan sentuhan kreatif berupa kostum, topi, kacamata, bando, hingga berbagai aksesori bernuansa kemerdekaan. Kemeriahan semakin terasa ketika para peternak turut tampil dengan berbagai gaya unik. Kreativitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan kegiatan. Domba Run sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan aktivitas peternakan kepada masyarakat secara lebih dekat. Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhamad Mujib, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari para peternak Kelompok Mekarsari dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kelompok ternak binaan BAZNAS tidak hanya berkembang dari sisi usaha peternakan, tetapi juga mampu membangun kebersamaan dan kreativitas melalui kegiatan sosial kemasyarakatan. “Domba Run ini merupakan inisiatif para peternak. Kami dari BAZNAS memberikan dukungan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Selain untuk memperingati HUT ke-81 RI, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kekeluargaan antarpeternak,” ujar Muhamad Mujib. Ia menambahkan, keberadaan Kelompok Ternak Mekarsari diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain menjadi sentra pemberdayaan peternak, kawasan tersebut ke depan dapat dikembangkan sebagai lokasi edukasi peternakan terintegrasi, termasuk pengembangan usaha ternak dan produk turunannya. Domba Run 1K juga menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi peternakan domba di Kabupaten Gresik. Melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pemberdayaan peternak sekaligus potensi ekonomi yang tumbuh dari sektor peternakan. Sebelumnya, rangkaian kegiatan kemerdekaan di lingkungan Balai Ternak BAZNAS Mekarsari juga diisi dengan berbagai perlombaan, antara lain kebersihan kandang, yel-yel kelompok, serta pemilihan peternak dan domba dengan penampilan paling unik. Aspek kebersihan dan kesehatan domba turut menjadi perhatian sebagai bagian dari edukasi penerapan pola pemeliharaan ternak yang baik. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para peternak dan masyarakat sekitar. Domba-domba yang tampil dengan berbagai aksesori menjadi tontonan menarik sekaligus menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang berbeda. Melalui Domba Run 1K, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga melalui semangat kebersamaan, kreativitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa geliat peternakan di tingkat kelompok dapat berjalan beriringan dengan aktivitas sosial masyarakat. Dari kandang ternak, tumbuh kebersamaan; dari pemberdayaan, lahir kemandirian; dan dari semangat kemerdekaan, hadir optimisme untuk terus mengembangkan potensi peternakan lokal Gresik.
BERITA24/08/2026 | Humas
Kotoran Kambing Disulap Jadi Pupuk Organik, Kadis Pertanian Gresik Apresiasi Balai Ternak Baznas Mekarsari
Kotoran Kambing Disulap Jadi Pupuk Organik, Kadis Pertanian Gresik Apresiasi Balai Ternak Baznas Mekarsari
BaznasGresik | Kotoran domba yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata mampu diubah menjadi sumber manfaat sekaligus bernilai ekonomi. Hal itu dikembangkan melalui program “Gresik Krawu Enak” (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Gresik bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik. Program tersebut menyasar Kelompok Ternak Binaan Mekarsari dengan mengintegrasikan usaha peternakan domba dan pertanian hortikultura. Limbah kotoran domba diolah menjadi pupuk organik yang kemudian dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di Kebun Percobaan Dinas Pertanian Gresik. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong zero waste agriculture, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi peternak dan petani. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., mengatakan peternak didorong tidak hanya mengandalkan keuntungan dari penjualan hewan ternak. Limbah yang dihasilkan juga harus dapat diolah menjadi produk bernilai tambah. "Kami ingin para peternak tidak hanya berfokus pada penjualan hewan ternak, tetapi juga mampu mengolah limbahnya menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Sinergi pupuk kandang domba ini menjadi solusi nyata untuk memulihkan kesuburan tanah sekaligus menekan biaya produksi pupuk bagi petani hortikultura kita," jelasnya. Dari Kotoran Domba Jadi Sayuran Dalam program tersebut, kotoran domba tidak langsung digunakan, tetapi terlebih dahulu melalui proses pengolahan dan fermentasi. Pupuk kandang yang telah siap kemudian diaplikasikan pada lahan hortikultura. Hasilnya terlihat dari sejumlah komoditas yang dikembangkan di kebun percobaan. Di antaranya kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh dengan baik. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Drh. Viki, mengatakan kotoran domba memiliki kandungan unsur hara yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Namun, proses pengolahan harus dilakukan dengan tepat agar pupuk yang dihasilkan aman bagi tanaman. "Melalui bidang peternakan, kami mendampingi Kelompok Mekarsari agar proses fermentasi kotoran domba berjalan sempurna sehingga tidak membakar tanaman. Hasilnya bisa kita lihat pada tanaman kangkung, bayam, sawi, hingga okra yang tumbuh sangat subur dan sehat," jelasnya. Konsep ini membuat aktivitas peternakan dan pertanian tidak berjalan sendiri-sendiri. Kotoran dari kandang menjadi bahan baku pupuk, sedangkan hasil pertanian dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kelompok masyarakat. Baznas Dorong Mustahik Jadi Muzakki Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari pemanfaatan zakat produktif melalui program Balai Ternak Baznas. Baznas Gresik memberikan dukungan permodalan dan sarana pendukung kepada kelompok ternak binaan. Sementara Dinas Pertanian memberikan fasilitas lahan percobaan sekaligus pendampingan teknis terkait peternakan dan agribisnis. Ketua Baznas Gresik, H. M. Mujib, mengatakan program pemberdayaan diarahkan agar penerima manfaat zakat tidak terus bergantung pada bantuan. Menurutnya, zakat produktif harus mampu menjadi instrumen untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. "Baznas Gresik hadir untuk memberikan dukungan permodalan serta sarana pendukung bagi Kelompok Ternak Mekarsari. Lewat payung program Balai Ternak Baznas, kami optimistis perpaduan wirausaha peternakan dan pertanian sayur organik ini dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan demi mengangkat perekonomian warga binaan," katanya. Konsep tersebut sejalan dengan tujuan pemberdayaan zakat, yakni mendorong mustahik (penerima zakat) berkembang menjadi muzakki (pemberi zakat). Dengan memanfaatkan limbah peternakan menjadi pupuk dan mengembangkan pertanian hortikultura, Kelompok Ternak Mekarsari tidak hanya mendapatkan manfaat dari usaha ternak, tetapi juga memiliki sumber ekonomi tambahan. Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dapat menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat. Dari kandang domba, kotoran diolah menjadi pupuk, kemudian digunakan untuk menghasilkan sayuran yang memiliki nilai jual. Satu aktivitas ekonomi pun menciptakan rantai manfaat: ternak menghasilkan limbah, limbah menjadi pupuk, pupuk menyuburkan tanaman, dan hasil pertanian kembali menjadi sumber pendapatan masyarakat.
BERITA12/08/2026 | Humas
Ketua Baznas RI Puji Balai Ternak Gresik, Ada Tradisi Infaq 3 Kambing dari Peternak
Ketua Baznas RI Puji Balai Ternak Gresik, Ada Tradisi Infaq 3 Kambing dari Peternak
BaznasGresik | Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Ir. H. Sodiq Mudjahid, M.Sc., mengapresiasi perkembangan Balai Ternak BAZNAS di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Selain berhasil mengembangkan ekonomi para peternak binaan, program tersebut dinilai telah menumbuhkan kepedulian sosial melalui tradisi infaq ternak. Hal itu disampaikan Sodiq Mudjahid saat melakukan kunjungan ke Balai Ternak BAZNAS Gresik dan bertemu langsung dengan 38 peternak kambing binaan, Sabtu (8/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI mendapat laporan bahwa para peternak binaan tidak hanya mampu mengembangkan usaha peternakan, tetapi juga mulai berbagi kepada masyarakat lain. Salah satu bentuk kepedulian tersebut dilakukan melalui infaq kambing. Setiap peternak binaan diinformasikan menginfaqkan tiga ekor kambing untuk kemudian digulirkan kepada mustahik baru. Dari gerakan tersebut, saat ini telah terkumpul 57 ekor kambing hasil infaq para peternak binaan. Sodiq Mudjahid,.mengaku bangga melihat perkembangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan zakat tidak hanya diukur dari meningkatnya kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga ketika penerima manfaat mulai memiliki kepedulian dan mampu membantu orang lain. "Saya sangat mengapresiasi dan sangat bangga sekali melihat perkembangan Balai Ternak yang ada di Kabupaten Gresik," ujarnya, Selasa (11/8/2026). Ia menilai pendampingan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Gresik telah memberikan dampak positif. Para peternak tidak sekadar menjaga dan mengembangkan ternaknya, tetapi juga mulai memiliki rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama. "Akan tetapi yang lebih membanggakan adalah peternak ini sudah tumbuh rasa syukur dan kepedulian kepada sesama dengan berinfaq satu mustahik tiga kambing. Ini sungguh sangat luar biasa, sehingga manfaat ini terus bergulir memberikan dampak ke masyarakat yang lain," jelasnya. Sodiq berharap semangat berbagi tersebut terus ditingkatkan sehingga program pemberdayaan melalui zakat dapat menciptakan efek berantai di tengah masyarakat. Balai Ternak Dikembangkan Jadi Eduwisata Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhamad Mujib, M.Pd.I., mengatakan Balai Ternak BAZNAS di Desa Kembangan menunjukkan perkembangan yang positif. Tidak hanya fokus pada pengembangan ternak kambing, pihaknya mulai melakukan sejumlah inovasi agar keberadaan balai ternak memiliki manfaat ekonomi yang lebih luas. "Kami sudah berinovasi untuk mengembangkan menjadi Eduwisata Balai Ternak," ucapnya. Selain itu, BAZNAS Gresik bersama peternak binaan juga mengembangkan sejumlah produk turunan, seperti daging domba frozen, layanan aqiqah dan pupuk kandang. Untuk pengembangan pupuk kandang, saat ini BAZNAS juga mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Gresik. Mujib menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan dukungan terhadap sejumlah program pemberdayaan di Gresik. Selain Balai Ternak, terdapat pula program ZMart, ZAuto, BMM dan BMD. "Manfaatnya sangat luar biasa. Terima kasih atas sinergi program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan sinergi ini terus bisa terjalin dengan baik untuk warga masyarakat Gresik yang membutuhkan kehadiran BAZNAS," ujarnya. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohamad Ghofirin, M.Pd., beserta jajaran, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan dan Inovasi H. Syarifudin, S.Ag., ME., serta Deputi II BAZNAS RI Dr. H. Imdadun, M.Si. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A., didampingi Kepala Bidang Peternakan drh. Viki Mustofa, M.Si. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan program pemberdayaan BAZNAS di Gresik. Lebih dari sekadar mengembangkan usaha, keberadaan Balai Ternak kini mendorong penerima manfaat untuk tumbuh mandiri sekaligus ikut membuka jalan bagi mustahik lainnya mendapatkan manfaat serupa.
BERITA12/08/2026 | Humas
Tinjau Balai Ternak BAZNAS Komisi II DPRD Gresik Apresiasi Perkembangan dari 40 Menjadi 600 Ekor Kambing
Tinjau Balai Ternak BAZNAS Komisi II DPRD Gresik Apresiasi Perkembangan dari 40 Menjadi 600 Ekor Kambing
BaznasGresik | Anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi, mengunjungi Balai Ternak Kambing Mekar Sari binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus menyerap aspirasi para peternak binaan. Balai Ternak Mekar Sari merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik hasil sinergi BAZNAS Kabupaten Gresik dengan BAZNAS RI. Dalam kunjungan tersebut hadir anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi dan Ainul Yaqin, Kepala Dinas Peternakan Gresik Eko Anindito Putro bersama Kepala Bidang Peternakan Viki Mustofa, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Gresik yang dipimpin Wakil Ketua Dr Hj Riyadlotus Solichah didampingi Kepala Pelaksana Muhtadin. Sebanyak 38 mustahik anggota kelompok ternak mengikuti forum diskusi (FGD) yang berlangsung interaktif. Para peternak menyampaikan perkembangan usaha sekaligus berbagai kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas. Ketua Kelompok Balai Ternak Mekar Sari, Sholeh, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan berbagai pihak terhadap program tersebut. Ia menjelaskan, saat program dimulai, kelompok hanya memiliki satu kandang kolektif dengan 40 ekor kambing. Kini, usaha tersebut berkembang menjadi lima kandang kolektif dengan populasi sekitar 600 ekor kambing. "Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi II DPRD Gresik. Harapan kami ke depan ada bantuan pavingisasi di area kandang baru agar tidak becek saat musim hujan, serta bantuan mesin pencacah untuk mengolah bulu kambing menjadi pupuk," ujarnya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Gresik Ricke Mayumi mengapresiasi keberhasilan BAZNAS Kabupaten Gresik dalam memberdayakan mustahik melalui bantuan ternak produktif. Menurutnya, perkembangan Balai Ternak Mekar Sari menjadi bukti bahwa program zakat produktif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik. "Saya mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Gresik yang memberikan bantuan produktif kepada mustahik. Kami juga mengapresiasi para peternak yang amanah merawat bantuan tersebut hingga berkembang pesat," ucapnya. Ricke juga menilai kebersihan kandang dan pemanfaatan kotoran kambing menjadi nilai tambah bagi kelompok ternak tersebut. Ia menyebut, limbah kotoran hewan (KOHE) telah dimanfaatkan sebagai media tanam dan mampu menghasilkan pendapatan tambahan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta setiap bulan. Melalui kunjungan tersebut, Komisi II DPRD Gresik berharap Balai Ternak Mekar Sari terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
BERITA20/07/2026 | Humas
Peringati Bulan Muharrom, Baznas Gresik Sinergi dengan KEMENAG Gresik Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas
Peringati Bulan Muharrom, Baznas Gresik Sinergi dengan KEMENAG Gresik Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas
BaznasGresik | Momentum mulia di bulan Muharrom, dimanfaatkan oleh Baznas Gresik, Kemenag Gresik dan Laz. Sinergitas antar lembaga ini, menjadikan peringati bulan Muharram dengan menggelar lebaran anak Yatim, dan penyandang disabilitas. Dengan membagikan uang saku beserta peralatan sekolah. Dengan mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”. Kegiatan ini, sebagai pilar gerakan aksi sosial nasional untuk memberikan ruang, apresiasi, dan kebahagiaan yang setara bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas di seluruh pelosok negeri. Ketua Baznas Gresik, H Muhammad Mujib mengatakan Lebaran Yatim dan Disabilitas ini merupakan agenda tahun sinergi dengan Kemenag dan Laz yang ada di Gresik, dan kegiatan ini juga kegiatan Nasional mulai dari Pusat sampai daerah. Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sebagai pilar kekuatan bagi saudara-saudara yatim dan disabilitas. "Satu tindakan kecil kita adalah alasan besar bagi mereka untuk terus melangkah dengan percaya diri," ucapnya, Kamis (25/6/2026). Pihaknya berharap bantuan uang saku dan peralatan sekolah bisa bermanfaat dan memberikan kebahagiaan kepada anak yatim dan disabilitas. "Kami Baznas Kabupaten Gresik dengan senang hati bersinergi dengan Kemenag untuk kemenag dan Laz di momentum 10 muharom ini menjadi lebaranya anak-anak yatim dan disabilitas. Selain memberikan uang juga kami berikan paket sekolah, harapanya memberikan semangat untuk anak-anak yang kebetulan juga sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru.Semoga bantuan ini dapat bermanfaat," tuturnya. "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," ujarnya. Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa) Kemenag Gresik Hj. Nelly Afroh,menyambut baik kegiatan yang sudah terlaksana setiap tahunnya. "Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergabung dalam gerakan serentak ini. Mari terus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang ramah, adil, dan inklusif bagi semua," ucapnya dengan penuh semangat berbalut rasa syukur.(Humas Baznas Gresik)
BERITA29/06/2026 | Humas
Lewat Baznas, Ketua Tim PKK Gresik Serahkan Sedekah Asyuroh Untuk Ojol Perempuan
Lewat Baznas, Ketua Tim PKK Gresik Serahkan Sedekah Asyuroh Untuk Ojol Perempuan
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik, menerima sedekah Asyuroh dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabaupaten Gresik, Hj Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Sedekah memperingati bulan kebaikan, 10 Muharrom itu berjumlah Rp 7 juta. Bantuan sedekah ini, langsung ditindaklanjuti dan didistribusikan kepada pekerja ojek online (Ojol) perempuan di Gresik. Bertempat di Lantai II Kantor Baznas Kabupaten Gresik, secara simblis bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Gresik H Muhamad Mujib, didamapingi pimpinan Baznas Kabupaten Gresik, H Mustoha dan Hj Riyadlotus Sholichah. Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib menyampaikan rasa terima kasih kepada Hj Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, atas kepercayaanya kepada Baznas Kabupaten Gresik. Melalui titipan sedekah asyuroh untuk di berikan kepada ojek online perempuan yang ada di Gresik. "Kami langsung menindaklanjuti amanah ini dengan langsung mendistribusikanya kepada 35 ojek online," ujarnya, Kamis (25/6/2026). Dalam kesempatan itu, Ia juga mengajak para ojol bersama-sama mendoakan Ketua Tim PKK Gresik. "Semoga dengan sedekah yang diberikan ini, Allah selalu memberikan kesehatan kepada beliau dan Keluarganya, diberikan kemudahan Rizki dan Keluarga selalu di jaga dan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT," harapnya diamini para Ojol. "Dan Semoga Bapak Bupati Gresik selalu diberikan kekuatan dalam memimpin Kabupaten Gresik," tambahnya. Sementara itu, Mujianah salah satu ojol perempuan yang menerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dari pemberian bantuan ini. "Matur sembah nuwun bu Nurul, saya sangat senang sekali, semoga manfaat barokah dan juga semoga ibu Nurul selalu di berikan kesehatan, dimudahkan rizkinya dan selalu dilindungi Allah Amin," ujarnya. (Humas Baznas Gresik)
BERITA26/06/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Gresik Salurkan Bantuan Rombong UMKM untuk Dukung Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS Kabupaten Gresik Salurkan Bantuan Rombong UMKM untuk Dukung Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS Kabupaten Gresik kembali menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki dalam bentuk bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa satu unit rombong UMKM diserahkan kepada seorang ibu tangguh di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut akan digunakan sebagai sarana usaha berjualan pentol dan ayam kentaki guna meningkatkan pendapatan keluarga. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Gresik dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha mikro. Dengan adanya fasilitas usaha yang lebih layak dan representatif, diharapkan penerima manfaat dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan serta memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi kepada seluruh Sahabat Muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Gresik. Dukungan tersebut menjadi energi besar dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. BAZNAS berharap bantuan rombong UMKM ini dapat menjadi langkah awal bagi penerima manfaat untuk semakin mandiri dan berkembang, sehingga kelak mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
BERITA11/06/2026 | Humas
Sinergi BAZNAS Gresik, MUI dan Rutan Gresik Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Pesantren At-Taubah
Sinergi BAZNAS Gresik, MUI dan Rutan Gresik Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Pesantren At-Taubah
BaznasGresik | Baznas Kabupaten Gresik memperkuat pembinaan spiritual sekaligus peningkatan keterampilan bagi warga binaan kembali ditegaskan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) lanjutan antara MUI Kabupaten Gresik, BAZNAS Kabupaten Gresik, dan Rutan Kelas IIB Gresik dalam program Pesantren At-Taubah. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembinaan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Penandatanganan MoU berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di Kantor MUI Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kesinambungan program pembinaan keagamaan yang telah berjalan selama lebih dari satu dekade, sekaligus mendorong penguatan kemandirian warga binaan setelah menjalani masa pembinaan. Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberlanjutan program tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas lembaga ini merupakan implementasi nilai-nilai ajaran Islam tentang tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Menurutnya, Pesantren At-Taubah tidak hanya menjadi sarana pembinaan spiritual, tetapi juga mencerminkan semangat kebangsaan melalui sinergi berbagai pihak. Lebih lanjut, ia berharap program ini dapat terus berkembang dengan inovasi baru, termasuk integrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Ia menegaskan bahwa Pesantren At-Taubah memiliki peran penting dalam membantu warga binaan memperbaiki diri dan meninggalkan kesalahan masa lalu, sehingga dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik. Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhamad Mujib, M.Pd.I, turut menyampaikan harapannya agar program ini semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Ia juga mengapresiasi keterbukaan pihak Rutan dalam menjalin kolaborasi, serta berharap ikhtiar bersama ini mampu membawa perubahan positif dan menjadi jalan kebaikan bagi semua pihak. Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, A.Md.IP., S.H., menekankan pentingnya pembinaan yang berkesinambungan, baik selama warga binaan menjalani masa hukuman maupun setelah kembali ke masyarakat. Dengan jumlah warga binaan yang mencapai lebih dari 570 orang, dukungan dari MUI dan BAZNAS dinilai sangat penting, khususnya dalam memperkuat pembinaan mental dan spiritual. Ke depan, sinergi antara MUI, BAZNAS, dan Rutan Gresik diharapkan tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga berkembang ke arah pembinaan keterampilan yang mampu mendukung kemandirian warga binaan pasca bebas. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membangun harapan baru bagi mereka yang tengah berproses memperbaiki diri.
BERITA22/04/2026 | Humas
Jejak Kartini di Era Modern: Zakat, Infak, Sedekah Jadi Pilar Pemberdayaan Perempuan
Jejak Kartini di Era Modern: Zakat, Infak, Sedekah Jadi Pilar Pemberdayaan Perempuan
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, BAZNAS Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam mengangkat derajat perempuan melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tidak hanya relevan dalam konteks emansipasi, tetapi juga dalam upaya pemberdayaan ekonomi dan sosial perempuan masa kini. Melalui berbagai program yang berkelanjutan, BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan untuk mendorong perempuan agar lebih mandiri dan berdaya. Peran zakat, infak, dan sedekah terbukti mampu menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kesenjangan sosial, khususnya bagi kaum perempuan dari keluarga prasejahtera. BAZNAS Kabupaten Gresik menyalurkan dana ZIS dalam bentuk bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan usaha bagi perempuan. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kapasitas perempuan untuk mengembangkan potensi diri mereka. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas perempuan, seperti pelatihan UMKM, kerajinan tangan, dan usaha kuliner rumahan yang dikemas dalam program MFP (Micro Finance Program). Para penerima manfaat tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga diberikan edukasi manajemen keuangan dan pemasaran. Dengan demikian, perempuan tidak lagi sekadar menjadi objek bantuan, melainkan subjek utama dalam pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat. Melalui peringatan Hari Kartini ini, BAZNAS Kabupaten Gresik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan perempuan yang mandiri, berdaya, dan bermartabat. Dengan demikian, cita-cita Kartini untuk melihat perempuan Indonesia yang maju dan sejahtera dapat terus terwujud di era modern ini.
BERITA21/04/2026 | Humas
Lewat  Sopir Angkot Baznas Gresik Kampanye Zakat Infaq dan Sedekah
Lewat Sopir Angkot Baznas Gresik Kampanye Zakat Infaq dan Sedekah
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, melakukan kampanye Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) , lewat sopir angkot. Puluhan mobil angkot yang terparkir di Halaman Kantor Dishub, ditempeli stiker ajakan ZIS di Baznas Gresik. Kegiatan ini, menjadi rangkaian di bulan Ramadan 1447 H. Dengan semangat Hari Jadi ke 539 dan HUT Pemkab Gresik ke 52, secara simbolis Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bersama Wakil Bupati Asluchul Alif, beserta Pimpinan Baznas melakukan penempelan stiker, dan memberangkatkan puluhan mobil angkot berkampanye. Ada sekitar 50 sopir angkot yang terlibat melakukan kampanye. Di sela-sela kegiatan, para sopir juga diberikan bantuan paket sembako beserta uang tunai untuk kebutuhan lebaran. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kegiatan kampanye sekaligus pemberian bantuan kepada sopir angkot ini, merupakan kali perdana dilakukan oleh Baznas Gresik berkolaborasi dengan Pemkab dan Dishub Gresik. "Semangat yang dibawa, kami mengajak ASN bisa membayar ZIS di Baznas Gresik," ujarnya, Selasa (10/3/2026). Dengan kampanye ini, juga membantu sopir angkutan yang kondisi saat ini, memprihatinkan. Sebagai bentuk dukungan, Baznas Gresik melihat keluarga sopir angkot mengalami penurunan pendapatan. "Sopir angkot diajak bekerja sama menempelkan stiker kampanye zakat di mobil mereka, dan para sopir angkot diberikan bantuan sebagai bentuk dukungan kegiatan ini," tuturnya. Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib, menambahkan, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada keluarga sopir angkot. "Dari 50 sopir angkot, ada yang dari utara, bagian perbatasan Duduksampeyan, dan kota," tambahnya. (Humas Baznas Gresik) Bupati Gresik secara simbolis memasang stiker ajakan melakukan ZIS ke Baznas Gresik di mobil angkutan (Foto :Humas Baznas Gresik)
BERITA11/03/2026 | Humas
Jelang Lebaran, Baznas Gresik Bagikan Bantuan Sembako dan Uang Tunai Kepada Sopir Angkot
Jelang Lebaran, Baznas Gresik Bagikan Bantuan Sembako dan Uang Tunai Kepada Sopir Angkot
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, kembali melakukan kegiatan berbagi di bulan Ramadan 1447 H. Dengan semangat Hari Jadi ke 539 dan HUT Pemkab Gresik ke 52, lembaga yang konsisten memberikan bantuan dan pemberdayaan kepada Mustahik ini, memberikan paket santunan sembako dan uang tunai kepada puluhan sopir angkot dalam kota di Aula Kantor Dishub Gresik. Bantuan paket sembako dan uang tunai Rp 400 ribu ini, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan para sopir angkot jelang lebaran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bersama Wabup Gresik Asluchul Alif, Kadishub Khusaini, beserta para Pimpinan Baznas Gresik. Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib mengatakan, ada sekitar 50 sopir angkot yang menerima bantuan. Mulai dari sopir angkot atau lyn jurusan dalam kota, Duduksampeyan, hingga Gresik Utara. "Semoga kegiatan perdana ini, bisa dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya," harapnya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan tersebut. Lantaran kondisi sopir angkot saat ini mengalami penurunan order. Sehingga berdampak atas kondisi kesejahteraannya. "Terima kasih kepada Muzakki, semoga ini menjadi keberkahan di Bulan Ramadan," ujarnya. (Humas Baznas Gresik)
BERITA11/03/2026 | Humas
Puncak HUT Pemkab Gresik Ke 52 Baznas  Santuni 1000 Yatim Dhuafa
Puncak HUT Pemkab Gresik Ke 52 Baznas Santuni 1000 Yatim Dhuafa
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan santunan 1000 anak yatim dhuafa di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Gresik, Senin sore (9/3/2026). Kegiatan berlangsung bersamaan dengan acara Doa Bersama dalam rangka puncak Hari Jadi Gresik ke - 539, dan HUT Pemkab Gresik ke - 52. Acara yang dihadiri Bupati -Wakil Bupati, Forkopimda beserta tokoh ulama, ormas dan lainnya juga diberikan santuna kepada 1000 Hufadz. Sekda Pemkab Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, menyampaikan kegiatan Doa Bersama ini, merupakan olaborasi dari Opd, Bakesbangpol, Dinsos, Kesra, dan Baznas Kabupaten Gresik. "Dengan santunan kepada 1.000 dhuafa atau yatim, insentif kepada Hufadz sebanyak 1.000 orang," ujarnya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam arahannya, menyebut sudah ada banyak capaian kebijakan yang bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat. Meskipun ditempur dengan efisiensi anggaran, Pemkab Gresik tetap memberikan prioritas layanan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat. "Seperti akses pendidikan, kesehatan dan lainnya. Semuanya sudah berjalan," ujarnya. Bahkan, Pemkab Gresik baru-baru ini, lanjut Bupati juga membuka pendaftaran beasiswa bagi calon mahasiswa. "Dalam momentum hari lahir, dan HUT Pemkab Gresik, semoga Gresik lebih maju," harapnya diamini para undangan yang hadir. Sementara itu, Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib kegiatan santunan yatim ini rangkaian program Baznas Gresik setiap bulan Ramadan. "Selanjutnya kami akan memberikan bantuaj kepada sopir dengan bekerjasama dengan Dishub," tambahnya. (Humas BaznasGresik) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda dan ulama saat secara simbolis membagikan santunan kepada anak yatim dan para Hufadz (Foto :Prokopim Pemkab Gresik)
BERITA11/03/2026 | Humas
Peringati HUT dan Hari Jadi Gresik,  Baznas  Hadirkan Service dan Ganti Oli Gratis untuk Pemudik dan Ojol
Peringati HUT dan Hari Jadi Gresik, Baznas Hadirkan Service dan Ganti Oli Gratis untuk Pemudik dan Ojol
BaznasGresik| Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik, kembali melakukan berbagi kebahagian di bulan Ramadan 1447 H. Setelah sebelumnya berbagi kebahagiaan kebahagiaan kepada anak yatim. Kali ini, dengan bersinergi dengan BAZNAS RI. Baznas Gresik hadirkan service dan ganti oli gratis, untuk motor pemudik dan ojek online di Halaman Pendopo rumah dinas Bupati Gresik. Kegiatan dalam rangka memperingati hari ulang tahun pemkab Gresik ke 52 dan Hari Jadi Kota Gresik Ke 539, dimulai selama dua hari. Mulai ari tanggal 4-5 Maret 2026. Secara simbolis, Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr Hj Riyadldotus Sholichah membuka acara kegiatan tersebut. Dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas Pusat yang yang telah memberikan program bantuan servis dan Ganti Oli Gratis untuk motor pemudik dan ojek online di Kabupaten Gresik. "Bantuan ini sangat bermanfaat sekali terlebih kita sebentar lagi momen menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak orang-orang yang rencana mudik ke kampung halamanan," ucapnya, Rabu (4/3/2026). Menurut dia, dari kegiatan ini Baznas hadir memberikan bantuan servis dan ganti oli gratis untuk meminimalisir resiko yang tidak diinginkan di jalan saat saat mudik lebaran nanti. "Kami berpesan untuk para pemudik dan ojel online maupun ojek pengkolan untuk tetap berhati-hati dijalan.Kami minta doanya semoga para muzaki Baznas selalu di berikan kemudahan rizki dan kesehatan serta selalu dalam lindungan Allah SWT," pesannya.(Humas Baznas Gresik)
BERITA05/03/2026 | Humas
BAZNAS Gresik Gelar OASE bentuk program sinergi dengan baznas provinsi Jawa Timur dan UPZ BAZNAS Petrokimia
BAZNAS Gresik Gelar OASE bentuk program sinergi dengan baznas provinsi Jawa Timur dan UPZ BAZNAS Petrokimia
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, menggelar kegiatan Orang Tua Asuh Sehari (OASC) di Ramayana Gresik, Minggu siang (1/3/2026). Kegiatan belanja baju lebaran untuk anak yatim piatu, merupakan sinergitas bersama Baznas Jatim dan UPZ Baznas Petrokimia Gresik. Dengan bertajuk “Semangat Berbagi Penuh Cinta di Bulan Ramadan”. Kegiatan ini, juga dalam rangka memperingati HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539. Ada sekitar 300 anak yatim piatu untuk mengikuti agenda belanja, berbagi, dan bergembira bersama. Suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan tampak menyelimuti acara yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten dan Kota Gresik tersebut. Ratusan anak yatim didampingi 200 Orang Tua Asuh Sehari (OASC). Mereka berasal dari para istri DPRD Gresik, Kemenag Gresik, TP PKK Gresik, DPW Pemkab Gresik, DPW Kemenag Gresik, Hipmi, Kadin Gresik, Iwapi Kabupaten Gresik, dan GOW. Masing-masing anak yatim bisa belanja dengan nominal Rp 500 ribu lebih, yang difasilitasi oleh para Muzakki serta dari masing-masing OASC. Ketua Baznas Provinsi Jatim, Ali Maschan Moesa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dilaksanakan, khususnya di Gresik. Kegiatan ini digelar pada bulan suci Ramadan 1447 atau 2026. "Ini acara rutin setiap tahun, bahkan Gresik setiap tahun melaksanakan kegiatan seperti ini. Untuk tahun depan, Pak Bupati Gresik berencana menambah 200 anak yatim, sehingga total menjadi 500 anak yatim bersama Petrokimia dan Baznas. Mudah-mudahan Allah memberikan rezeki untuk anak-anak yatim," katannya. Di tempat yang sama, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Baznas Kabupaten Gresik dan Baznas Provinsi Jawa Timur (Jatim). "Alhamdulillah ini sinergitas antara Baznas Kabupaten Gresik dan Baznas Provinsi Jawa Timur. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Baznas dan UPZ Petrokimia Gresik," ucapnya. Gus Yani sapaan akrabnya, berharap kedepan jumlah anak yatim yang dilibatkan dapat terus bertambah. Menurutnya, kegiatan OASC ini telah berjalan selama tiga tahun terakhir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim di Gresik. Kami sangat berterima kasih kepada Baznas Jawa Timur yang terus memberikan perhatian kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, terutama kepada masyarakat Gresik. Mudah-mudahan tahun depan akan ditambah lagi,"harapnya. Dengan kegiatan ini, Pemkab Gresik bersama Baznas menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, terlebih di momentum Ramadan yang penuh berkah.(Humas Baznas Gresik) Ketua Tim Penggerak PKK Gresik, Nurul Haromaini Ali Ahmad Yani usai belanja bersama anak yatim di Ramayana, Gresik (Foto :HumasBaznas Gresik) OASC yang mendampingi dan berbagi hadiah belanja kepada anak yatim (Foto :Humas Baznas Gresik)
BERITA03/03/2026 | Humas
Dukung UMKM di Bulan Ramadan, Z-Iftar Baznas Gresik Resmi Diluncurkan di Pendopo
Dukung UMKM di Bulan Ramadan, Z-Iftar Baznas Gresik Resmi Diluncurkan di Pendopo
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program UMKM bertajuk “Z-Iftar”, pada momentum Ramadan 1447 H. Puluhan stand bazar UMKM berjejer di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik, Sabtu (21/02/2026). Program ini, merupakan sinergi antara Baznas RI dan Baznas Gresik untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Baznas Gresik. Sekaligus, menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-52 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik. Setidaknya, ada sebanyak 35 pelaku UMKM mendapat fasilitasi untuk berjualan selama Ramadan. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan pelaku usaha, terutama pada momentum Ramadan. "Mudah-mudahan dalam 20 hari ke depan, para pelaku usaha UMKM ini bisa berjalan dengan lancar. Apalagi di momen ngabuburit Ramadan, semoga dagangannya laku sehingga bisa menjadi bekal untuk hari raya," ucapnya, Senin (23/2/2026). Sementara Ketua Baznas Gresik, Muhammad Mujib menyampaikan, program Z-Iftar menjadi wujud komitmen Baznas dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), agar berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat. "Melalui program ini, kami ingin memastikan dana yang dihimpun Baznas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Harapannya, usaha mereka berkembang dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga," harapnya. Sebagai bentuk dukungan tambahan, setiap stan UMKM juga memperoleh bantuan modal sebesar Rp300 ribu dari Baznas RI. Acara peluncuran turut dimeriahkan lomba mewarnai yang diikuti 85 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. Melalui program ini, Pemkab Gresik berharap kesejahteraan masyarakat terus meningkat seiring penguatan sektor UMKM selama Ramadan. Selain UMKM, Baznas Gresik nantinya juga akan mengadakan Ganti Oli Gratis untuk ratusan Ojol untuk persiapan mudik lebaran. (Humas Baznas Gresik)
BERITA02/03/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Gresik Raih Opini WTP atas Audit Laporan Keuangan Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Gresik Raih Opini WTP atas Audit Laporan Keuangan Tahun 2025
BaznasGresik – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Pada Tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Gresik secara konsisten menjalani audit laporan keuangan tahunan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen. Audit laporan keuangan tersebut dilaksanakan oleh tim auditor dari KAP Kuncara Budi Santoso & Rekan yang berkedudukan di Yogyakarta. Proses audit berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin hingga Selasa, 26–27 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, audit dilakukan untuk mengevaluasi kewajaran penyajian laporan keuangan, kepatuhan terhadap standar akuntansi yang berlaku, serta efektivitas sistem pengendalian internal di BAZNAS Kabupaten Gresik. Audit ini juga bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dilaksanakan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil dari audit tersebut, Alhamdulillah, Audit Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Gresik Tahun 2025 kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Gresik dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan dana ZIS yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Predikat WTP yang diraih diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja kelembagaan BAZNAS Kabupaten Gresik serta memperkuat kepercayaan publik dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. BAZNAS Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki, mitra, mustahik, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA03/02/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Gresik Laksanakan Audit Laporan Keuangan Tahun 2025
BAZNAS Kabupaten Gresik Laksanakan Audit Laporan Keuangan Tahun 2025
BaznasGresik – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik melaksanakan audit laporan keuangan Tahun 2025 sebagai wujud komitmen dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Audit tersebut dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kuncara Budi Santoso & Rekan yang berasal dari Yogyakarta. Kegiatan audit berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin hingga Selasa, 26–27 Januari 2026. Tim auditor melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan BAZNAS Kabupaten Gresik, yang meliputi evaluasi kewajaran laporan keuangan, kepatuhan terhadap standar akuntansi yang berlaku, serta sistem pengendalian internal lembaga. Pelaksanaan audit keuangan ini merupakan agenda rutin tahunan yang secara konsisten dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Gresik. Audit bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui audit independen ini, BAZNAS Kabupaten Gresik berupaya menjamin bahwa pengelolaan dana ZIS dilakukan dengan prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). BAZNAS Kabupaten Gresik berharap hasil audit laporan keuangan Tahun 2025 dapat memperoleh predikat yang baik, sehingga mampu meningkatkan kinerja kelembagaan serta memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Gresik.
BERITA02/02/2026 | Humas
BAZNAS RI Berikan Bantuan Program Z-mart  Untuk Toko Klontong Di Gresik Wakil Bupati Gresik Serahkan Langsung
BAZNAS RI Berikan Bantuan Program Z-mart Untuk Toko Klontong Di Gresik Wakil Bupati Gresik Serahkan Langsung
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, memberikan bantuan Z-Mart, kepada puluhan pelaku usaha kelontong di Kabupaten Gresik . Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Ruang Retno Suwari Lantai II Kantor Bupati Gresik ini, merupakan hasil dari sinergitas Baznas Gresik dan Baznas RI. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Gresik, didampingi Ketua Baznas Gresik, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, serta Jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Gresik. Ada sebanyak 50 penerima bantuan hadir dalam kegiatan tersebut. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan Rp.8.000.000,-. Dengan rincian Rp.4.000.000,- untuk branding toko dan Rp.4.000.000,- untuk modal jualan. Dalam sambutanya, Wakil Bupati Gresik sangat mengapresiasi Baznas Kabupaten Gresik yang terus komitmen membantu pemerintah Kabupaten Gresik untuk mengatasi kemiskinan yang ada di Gresik. "Kami tidak bisa sendiri untuk mengatasi problem dan masalah kemiskinan yang ada di Gresik, kita butuh sinergitas untuk bersama-sama mengatasi kemiskinan," ucapnya, Kamis (22/1/2026). "Seperti yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Gresik bersinergi dengan Baznas Pusat, ini upaya yang sangat luar biasa dengan memberikan bantuan pemberdayaan berupa Z-Mart untuk orang-orang yang memepunyai usaha toko klontong, kami sangat mengapresiasi dan terimakasih kepada Baznas Gresik dan Baznas Pusat," sambungnya. Dokter Alif berpesan, kepada para penerima bantuan, agar benar-benar menggunakan dana bantuan ini untuk kebutuhan dan mengembangkan usahanya. "Jadilah pengusaha yang tangguh, jangan kemudian tokonya sepi kemudian putus asa untuk berusaha. Ingat sesuatu yang besar itu di mulai dari sebuah hal yang kecil," pesannya. "Sekali lagi gunakan dan manfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan usaha bapak ibu semuanya, semoga dengan bantuan ini usaha bapak ibu semua bisa semakin berkembang amin Ya Rabbal Alamin," harapnya. Di tempat yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Gresik, H Muhammad Mujib, menyampaiakan rasa terima kasih kepada Baznas Republik indonesia yang telah memberikan bantuan Z-Mart untuk masyarakat Gresik. "Bantuan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Gresik. Kami berharap sinergi bantuan ini terus terjalin dengan baik, agar dapat semakin banyak masyarakat Gresik yang di bantu, dan sebagai komitmen Baznas Gresik, untuk terus berupaya membantu pemerintah kabupaten Gresik untuk mengatasi problem kemiskinan di Kabupaten Gresik," tuturnya. Setali tiga uang, Ia juga berpesan kepada 50 penerima manfaat, agar benar-benar memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan usaha dan mengembangkan usahanya. "Kami minta doa bapak ibu, dan semua para penerima manfaat untuk para Muzakki Baznas. Karena uang bantuan ini adalah Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) yang di titipkan melalui Baznas, kita doakan semoga rizki mereka di lipatgandakan dan jajatnya di Kabulkan serta segala urusanya di mudahkan Allah SWT. Aamin," tambahnya memungkasi.
BERITA23/01/2026 | Humas
Baznas Gresik Buka Donasi Korban Bencana
Baznas Gresik Buka Donasi Korban Bencana
BaznasGresik | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, membuka donasi kepada korban banjir bandang yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Dari dua pekan terakhir, sejumlah lembaga instansi beserta organisasi kepemudaan sudah menyalurkan donasi melalui Baznas Kabupaten Gresik. Diantaranya, Puskesmas Gending sebesar Rp8.200.000, HMI Cabang Gresik sebesar Rp3.150.000. Serta PGRI Gresik sebesar Rp1.240.528.500 dimana donasi yang diberikan oleh PGRI ini merupakan dana untuk bantuan bencana secara keseluruhan, bukan hanya untuk bencana sumatera-aceh saja. Dana ini digunakan untuk tujuan jika ada bencana di kemudian hari maka dana ini yang akan disalurkan untuk membantu korban-korban bencana. Bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya, yang ingin berdonasi bisa langsung datang ke Kamtor Baznas , atau melalui online di nomor rekening BRI 002601000788303, atas nama BAZNAS Gresik. Dan, konfirmasi donasi, 082233334535 (WA Center). "Ini upaya bantu korban bencana Tapanuli, Sibolga, Padang, Hingga Aceh. Rangkaian bencana yang melanda berbagai titik di Sumatera membuat banyak saudara kita mengalami luka dan kehilangan. Mari kita Do'akan untuk keselamatan, kekuatan dan pemulihan untuk warga terdampak," ucap Ketua Baznas Gresik, H Muhammad Mujib. "Mari bantu saudara-saudara kita yang ditimpa bencana melalui Baznas Gresik, " sambungnya. (Humas Baznas Gresik)
BERITA18/12/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Gresik.

Lihat Daftar Rekening →